GadgetSquad.id – Industri film kini makin berkembang, dan tuntutan kualitas visual pun ikut meningkat. Untuk menjawab kebutuhan itu, ASUS berkolaborasi dengan Mahakarya Pictures dan DOSS Guava XR Studio dalam produksi film Pelangi di Mars.
Film ini mengambil latar masa depan, tepatnya tahun 2090. Ceritanya tentang seorang anak yang menjadi manusia pertama yang lahir dan besar di Planet Mars. Menariknya, film ini juga menjadi debut film panjang dari Upie.
Dalam proses produksinya, Pelangi di Mars menggunakan teknologi Extended Reality (XR) dan metode hybrid—menggabungkan pengambilan gambar nyata dengan dunia virtual 3D. Teknologi ini membantu menciptakan visual yang lebih imajinatif dan realistis, namun juga membutuhkan perangkat dengan performa tinggi.

Untuk mendukung hal tersebut, tim produksi mengandalkan lini ASUS ProArt. Perangkat ini dirancang khusus untuk kebutuhan kreator, mulai dari pembuatan visual, rendering, hingga memastikan warna tetap akurat sampai hasil akhir film.
Selain itu, teknologi virtual production dari DOSS Guava XR Studio memungkinkan pembuatan latar digital secara real-time saat syuting. Jadi, tim bisa langsung melihat gambaran dunia Mars tanpa harus menunggu proses pascaproduksi.
Baca juga : Asus ProArt P16 Series Debut, Persaingan Laptop Premium Berbasis AI Makin Sengit!
Kolaborasi ini diperkenalkan lewat gala premiere yang digelar di Epicentrum XXI. Acara ini sekaligus menjadi perayaan perjalanan panjang produksi film yang memakan waktu lebih dari lima tahun.
Film Pelangi di Mars dibintangi oleh Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, Myesha Lin, dan Livy Renata. Ada juga pengisi suara seperti Bimo Kusumo, Kristo Immanuel, Gilang Dirga, dan Vanya Rivani.
Setelah mendapat sambutan positif di pemutaran perdana, film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026. Pelangi di Mars siap menghadirkan kisah petualangan luar angkasa yang seru dan inspiratif untuk ditonton bersama keluarga.







