Di tengah atmosfer kompetisi Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, Samsung Electronics mempertegas komitmennya terhadap masa depan kemanusiaan. Melalui inisiatif corporate citizenship Solve for Tomorrow, Samsung resmi memperkenalkan 10 tim Global Ambassador yang terpilih melalui proses kurasi ketat bersama International Olympic Committee (IOC).

Pengumuman yang berlangsung di Samsung House, Milan, pada 8–10 Februari 2026 ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah panggung bagi generasi muda untuk membuktikan bahwa solusi berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) mampu menjawab tantangan global, mulai dari inklusivitas olahraga hingga pelestarian lingkungan.

Sport & Tech dan Inklusivitas

Dari 10 tim yang terpilih, kategori Sport & Tech menjadi sorotan utama. Salah satu inovasi yang membanggakan datang dari tim Run Sight asal Indonesia. Mereka mengembangkan perangkat wearable berbasis AI yang memungkinkan tunanetra berlari secara mandiri dengan mendeteksi rintangan secara real-time.

Semangat serupa ditegaskan oleh Danielle Yang, anggota tim Storm Shield asal AS. Sebagai penyandang disabilitas pendengaran, Danielle menciptakan pelindung alat bantu dengar agar atlet tetap bisa aktif tanpa khawatir akan kerusakan perangkat. “Saya ingin berbagi ide ini kepada dunia di panggung sebesar Olimpiade,” ujarnya emosional.

Kemitraan antara Samsung dan IOC memberikan keistimewaan luar biasa bagi para duta ini. Setiap tim akan menerima pendanaan dan pendampingan teknis selama dua tahun untuk mengubah prototipe mereka menjadi produk komersial yang siap pakai di pasar.

Presiden IOC, Kirsty Coventry, memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para inovator muda ini. “Kalian memanfaatkan teknologi untuk membentuk masa depan yang lebih inklusif, sehat, dan aktif,” tuturnya. Senada dengan itu, Won-Jin Lee, President Samsung Electronics, menyatakan bahwa program ini bertujuan membina pemimpin masa depan yang menjunjung nilai keunggulan dan rasa hormat.

Puncak acara ditandai dengan aksi simbolis penyatuan logo Samsung dan IOC melalui perangkat Galaxy Z TriFold. Aksi ini melambangkan perluasan potensi ide manusia yang tanpa batas.

Selain pameran solusi di Smart City Lab, para duta juga berkesempatan mengunjungi Desa Olimpiade untuk merasakan langsung spirit sportivitas. Melalui kolaborasi ini, Samsung tidak hanya hadir sebagai penyedia perangkat teknologi, tetapi juga sebagai katalisator perubahan sosial bagi generasi “pembuka peluang” di masa depan.