Dunia game PC kembali dihebohkan oleh kehadiran game kasual indie terbaru yang mendadak viral di kalangan gamer dan kreator konten: MECCHA CHAMELEON. Game petak umpet (hide-and-seek) garapan developer solo asal Jepang, lemorion_1224, sukses mencuri perhatian berkat mekanik permainannya yang sangat unik dan menghibur. 

​Konsep dasar MECCHA CHAMELEON mirip dengan mode populer Prop Hunt. Namun, alih-alih berubah wujud menjadi objek mati seperti vas bunga atau kursi, kamu tetap menjadi karakter humanoid polos berwarna putih. Tantangannya adalah kamu harus mewarnai tubuh sendiri secara real-time agar bisa menyatu sempurna dengan latar belakang tempat bersembunyi.

Pemain akan dibagi menjadi dua tim: Hider (sembunyi) dan Seeker (pencari). Pada awal permainan, Hider diberi waktu singkat untuk mencari spot strategis, menggunakan fitur eyedropper untuk menyalin warna atau tekstur lingkungan, lalu menentukan pose tubuh yang tidak mencurigakan, seperti meniru bayangan papan tanda atau pola lantai. Sementara itu, tugas Seeker adalah jeli memperhatikan keanehan visual di map untuk menangkap semua Hider sebelum waktu habis.

​Untuk saat ini, game ini dikembangkan menggunakan Unreal Engine dan baru tersedia secara resmi untuk perangkat PC / Laptop berbasis Windows. ​Kabar baiknya, game ini sangat ramah spesifikasi sehingga tidak membutuhkan perangkat gaming kelas atas untuk bisa memainkannya secara lancar.

​Game ini membutuhkan perangkat PC dengan sistem operasi Windows 10 (64-bit) sebagai standar minimumnya. Untuk performa yang lancar, komputer kamu juga harus ditenagai oleh prosesor Intel Core i5 serta kartu grafis yang sudah mendukung DirectX 11 atau DirectX 12.

Bagi kamu yang ingin merasakan keseruan mewarnai tubuh demi mengelabui teman, MECCHA CHAMELEON sudah bisa dibeli dan diunduh secara resmi melalui platform Steam. Game ini mendukung online PvP berkisar antara 2 hingga 10 pemain, menjadikannya opsi party game yang sangat seru untuk mabar (main bareng).