GadgetSquad.ID – Ternyata kecanggihan sebuah smart watch, bisa menentukan prestasi gamers saat berkompetisi. Hal ini tercermin dari kolaborasi Garmin dengan Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI).
Yup, ekosistem Garmin Health, perusahaan yang identik dengan jam pintar tersebut, berkolaborasi mengintegrasikan teknologi sports science ke dalam program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
Dalam prosesnya, kolaborasi itu diwujudkan, melalui penyediaan 50 unit smartwatch Garmin vivoactive 6 dan akses penuh ke dasbor analitik kelas enterprise, Garmin Clipboard.
David Hartono, Business Development Manager Garmin Health Indonesia, menuturkan, kemitraan bersama PBESI adalah pembuktian kapabilitas ekosistem enterprise Garmin Health.
“Kami menghadirkan solusi yang aman, terpusat, dan terukur dengan standar keamanan global untuk melindungi privasi atlet.”
“Melalui Garmin Clipboard, kami memberikan arsitektur analitik terbaik untuk mendukung federasi olahraga profesional di Indonesia dalam mengambil keputusan strategis berbasis data,” ujarnya.
Lebih lanjut, inisiatif inovatif ini dirancang khusus untuk memantau data fisiologis para atlet, memberikan “Real-Life Buff” atau keuntungan nyata di luar permainan
Secara keseluruhan, inti dari dukungan Garmin Health pada kemitraan kali ini, terletak pada infrastruktur perangkat lunak.
Selama masa Training Camp, jajaran pelatih PBESI dapat memanfaatkan aplikasi Garmin Clipboard untuk menarik data seluruh atlet secara nirkabel dan bersamaan.
Rian Krisna, Marcom Manager dari Garmin Indonesia menambahkan, pihaknya memahami performa atlet esports tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi saat pertandingan.
“Performa juga bisa ditentukan dengan bagaimana mereka atau para atlet dalam mengelola kondisi tubuh di luar permainan.”
“Melalui Body Battery, Stress Tracking, Sleep Score dan berbagai insight kesehatan pada vívoactive 6, atlet dapat lebih memahami pola energi, stres, dan pemulihan mereka sehari-hari,” tegas Rian.
Secara keseluruhan inti dari dukungan Garmin Health pada kemitraan kali ini terletak pada infrastruktur perangkat lunak.
Selama masa Training Camp, jajaran pelatih PBESI dapat memanfaatkan aplikasi Garmin Clipboard untuk menarik data seluruh atlet secara nirkabel dan bersamaan.
Tanpa perlu mengecek smartwatch secara manual satu per satu, pelatih bisa melihat tingkat kelelahan tim dan menjadi salah satu referensi dalam menentukan kesiapan atlet untuk scrimmage.
Selain itu dari data yang ada, juga bisa acuan tim pelatih, dalam memberikan porsi strength training untuk memperbaiki performa fisik dan fisiologis para atlet esports yang akan bertanding.
Semoga keberhasilan kolaborasi kali ini bisa membuat, Timnas Esports Indonesia dapat mendominasi ajang kompetitif Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Selamat bertanding







