Tuesday, 27 October 2026
Home » Instagram Kini Bisa Buat Video Vertikal 90 Menit, YouTube Waspada
News

Instagram Kini Bisa Buat Video Vertikal 90 Menit, YouTube Waspada

Instagram kini tak lagi sekadar rumah video vertikal berdurasi beberapa detik. Platform visual besutan Meta ini secara bertahap meruntuhkan batas durasi kontennya. Setelah memperluas batas teknis Reels hingga 20 menit, melalui format baru bernama Features, platform milik Meta ini mulai menguji unggahan video horizontal hingga 90 menit, wilayah yang selama ini nyaris menjadi monopoli YouTube.

Fitur ini diumumkan oleh kepala Instagram Adam Mosseri bersama Wakil Presiden Produk Tessa Lyons pada 26 Oktober. Features dirancang untuk konten video dengan durasi panjang seperti podcast, vlog, wawancara, hingga pertunjukan komedi dengan format yang menuntut ruang bercerita lebih besar daripada Reels. Yang menarik, video panjang tersebut tetap berformat horizontal, bukan vertikal. Artinya, Instagram secara sadar meniru pola menonton layar lebar ala YouTube, bukan sekadar memperpanjang durasi Reels.

Belum untuk Semua Pengguna

Jangan buru-buru membuka aplikasi dan mencari tombol unggah 90 menit. Saat ini Features masih berstatus uji coba terbatas, tersedia bagi sejumlah kreator di Amerika Serikat, setelah sebelumnya diuji di Brazil. Instagram menyebut peluncuran akan diperluas ke lebih banyak pengguna dalam beberapa bulan ke depan. Namun, belum ada jadwal resmi kapan fitur ini hadir secara global, termasuk di Indonesia.

Perubahan ini bukan sekadar menambah durasi. Instagram juga menguji Clips as Reels, yang memungkinkan kreator memotong video panjang menjadi hingga delapan Reels dan menyatukannya kembali ke video utama. Pola ini mengubah Reels dari tujuan akhir menjadi pintu masuk konten panjang. Selain itu, ada pula series fitur untuk konten episodik seperti microdrama, sehingga penonton bisa menonton episode secara berurutan. Kombinasi ini menunjukkan Instagram ingin membangun ekosistem menonton yang lebih lengkap, dari discovery singkat hingga konsumsi panjang.

Bagi kreator, peluangnya jelas audiens Instagram yang sudah terbentuk kini bisa diarahkan ke konten mendalam tanpa harus pindah platform. Untuk podcaster, reviewer teknologi, atau kreator edukasi, satu unggahan panjang berpotensi menggantikan kebutuhan kanal YouTube terpisah. Instagram belum menawarkan skema pembagian pendapatan iklan setara YouTube. Tanpa monetisasi yang jelas, video 90 menit bisa jadi alat membangun audiens, tetapi belum tentu sumber penghasilan utama.