Peran Teknologi 5G Untuk Industri Otomotif Pintar

GadgetSquad.id – Elektronik pintar sekarang menjadi bagian integral dari kendaraan roda dua dan roda empat pada umumnya. Meningkatnya permintaan untuk elektronik pintar di Indonesia mencerminkan peta jalan Industry 4.0 di Indonesia dan kemajuan industri transportasi nasional. 

5g otomotif

Selama beberapa tahun terakhir, kita melihat bahwa Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, telah berinvestasi dalam jaringan jalan baru dan infrastruktur transportasi umum untuk menangani masalah kemacetan. Total penjualan mobil Indonesia pada tahun 2020 hanya berkisar 0.5 juta mobil, yang dipengaruhi oleh perubahan kebijakan dan situasi makroekonomi. Akan tetapi, kita dapat  melihat potensi pertumbuhan pasar otomotif karena kecil dibandingkan dengan jumlah  penduduk. 

Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dan jumlah penduduk  muda yang besar, terdapat peluang besar bagi Indonesia untuk memacu permintaan  kendaraan dan sepeda motor. Ketika melihat manufaktur otomotif terutama dengan  perkembangan masa depan yang berkaitan dengan mobil listrik, keuntungan Indonesia  adalah cadangan alam yang sangat besar dalam bahan mentah untuk baterai mobil listrik  dan motor listrik. Ditambah lagi, melimpahnya pekerja terampil akan semakin mendukung  perluasan manufaktur suku cadang lokal. Ini semua hanya akan memperkuat aspirasi dan  prospek industri otomotif Indonesia. 

Baca juga : Ericsson Mobility Report: Berapa Banyak Pelanggan 5G pada akhir 2021?

Ke depannya, sebagian besar platform kendaraan generasi baru sedang  mempertimbangkan konektivitas berbasis jaringan seperti gigabit ethernet di dalam mobil.  Sistem vehicle-to-everything (V2X) dengan konektivitas ke cloud melalui jaringan 4G atau 5G  juga sedang diperkenalkan. Teknologi ini merupakan tulang punggung untuk mendukung  kecerdasan otonom yang membutuhkan stabilitas optimal dan standar keamanan tertinggi. 

Untuk menyederhanakan dan mengatasi kebutuhan keamanan krusial seperti diretasnya  mobil saat mengemudi, arsitek sistem otomotif menggunakan mikrokontroler yang  diaktifkan modul keamanan hardware khusus (Hardware Security Module – HSM) yang  digabungkan dengan interface jaringan berkecepatan tinggi generasi berikutnya untuk  mendukung mode penggunaan tersebut. Microchip Technology melihat bahwa chip  keamanan hardware khusus yang mendukung fitur seperti boot yang aman, otentikasi node,  dan enkripsi data adalah elemen penting yang membantu perancang sistem otomotif  menangani persyaratan sistem dari Produsen Peralatan Asli (Original Equipment  Manufacturer – OEM) secara tepat waktu. 

Tren saat ini yang mengarah ke elektrifikasi otomotif semakin menekankan pentingnya  mekatronika. Kami melihat hal ini diterapkan dari motor traksi propulsi ke motor sabuk  penggerak tradisional. Produsen Peralatan Asli otomotif ingin meningkatkan efisiensi daya  pada kendaraan listrik, dan oleh karena itu elektronik di belakang motor ini merupakan  komponen penting. Melihat tren ini, Microchip Technology telah mengembangkan solusi  penggerak motor digital khusus yang mencakup mikrokontroler dari 8 hingga 32-bit yang  sederhana. Mikrokontroler ini berpasangan dengan baik dengan solusi saklar MOSFET  silikon karbida (silicon carbide – SiC) kami yang sangat efisien yang mampu menggerakkan  motor dari daya menengah hingga tinggi.  

Tantangan utama dalam perkembangan mobil listrik adalah persyaratan baru yang  ditetapkan oleh Produsen Peralatan Asli otomotif dan Kelas 1 yang berkaitan dengan daya  pemrosesan, tingkat integrasi, dan efisiensi daya, dan kecepatan konektivitas data yang  lebih tinggi, kebutuhan keamanan dan lainnya. Persyaratan ini sebelumnya tidak terlihat di  dunia mesin pembakaran dalam, yang sebelumnya persyaratan elektronik jarang berubah.  Saat ini, urgensi untuk memenuhi kebutuhan baru dari Produsen Peralatan Asli datang  secepat layaknya dunia konsumen! Solusi Microchip Technology dirancang untuk  membantu berbagai aplikasi mulai dari konversi listrik, kontrol powertrain, dan human  machine interface yang terlihat di sebagian besar mobil listrik saat ini. Sebagai pemasok  semikonduktor, Microchip Technology mengatasi tantangan ini dengan pengalaman sistem  tertanam dan penawaran produk kami yang luas. 

Pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program insentif bagi pengembangan  pasar mobil listrik dengan menetapkan persyaratan konten suku cadang lokal yang  ditingkatkan dan bahkan juga berencana untuk mengembangkan mobil listrik sendiri, yang akan membantu ekspansi industri otomotif mobil listrik di Indonesia. Dengan pertumbuhan  pesat ekosistem rantai pasokan otomotif di Indonesia, solusi otomotif Microchip  Technology yang inovatif, kuat dan hemat biaya akan memungkinkan desainer tertanam  untuk mempersingkat waktu pemasaran di industri yang berkembang pesat ini. Oleh : Yan Goh, Sr. Marketing Manager, Far East, Automotive Products Group Microchip  Technology Inc