Pasca peluncuran iQOO 15 yang laris di Indonesia akhir tahun kemarin, iQOO hadirkan milestone baru yakni, iQOO 15 Ultra sebagai varian Ultra perdana untuk pasar China. Sama-sama dibekali dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, tapi varian Ultra ini mampu pecahkan rekor skor AnTuTu 4,5 juta poin berkat tuning optimalisasi super canggih.
Jantung mekanis dari perangkat ini adalah chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang disertai GPU Adreno 840. Dibangun dengan fabrikasi 3nm yang sangat efisien namun bertenaga, prosesor ini mampu menyentuh kecepatan clock hingga 4.6GHz. iQOO tidak membiarkan tenaga sebesar itu terbuang percuma, mereka menyematkan dengan jenis RAM LPDDR5X hingga 24GB serta penyimpanan internal UFS 4.1 sebesar 1TB.

Untuk para gamer, iQOO menyertakan Chip Gaming Q3 mandiri yang mendukung super-resolution 2K dan super-frame rate 144Hz secara simultan pada berbagai judul game populer. Dengan hal tersebut, pengguna mendapatkan visual yang tajam sekaligus pergerakan yang sangat mulus tanpa membebani prosesor utama secara berlebihan.
Salah satu kejutan terbesar adalah hadirnya kipas pendingin aktif terintegrasi di dalam bodi ponsel. iQOO 15 Ultra menggunakan sistem Ice Dome Cooling dengan VC (Vapor Chamber) seluas 8.000mm² yang dipadukan dengan kipas fisik untuk membuang panas secara langsung. Hasilnya, perangkat ini diklaim mampu menjalankan game berat seperti Honor of Kings pada pengaturan grafis tertinggi dengan suhu stabil di 41,5°C.
Tak berhenti di situ, iQOO juga menambahkan dual shoulder triggers 600Hz yang responsif. Tombol sentuh di sisi bodi ini mendukung berbagai gestur seperti tap dan swipe, memberikan kendali setingkat konsol bagi pemain game kompetitif.
Pada sektor visual iQOO 15 Ultra menggunakan panel Samsung M14 8T LTPO AMOLED berukuran 6,85 inci. Layar ini memiliki resolusi 2K+ (1440 x 3168 piksel) dengan refresh rate adaptif 144Hz. Namun, angka yang paling mencengangkan adalah tingkat kecerahan puncaknya yang menembus 8.000 nits (lokal) dan 2.600 nits (global). Ini memastikan konten HDR terlihat sangat dramatis dan layar tetap sangat terbaca meski di bawah terik matahari langsung.
Untuk urusan daya tahan hidupnya, biasanya ponsel dengan performa tinggi harus mengorbankan ketahanan baterai atau ketebalan bodi. Namun, iQOO berhasil menanamkan baterai BlueVolt 7.400mAh dengan kepadatan energi tinggi. Meski kapasitasnya masif, ketebalannya tetap terjaga di angka 8,7mm. Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung 100W FlashCharge via kabel dan 40W Wireless Charging, memastikan pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali beraksi.
Meski fokus pada performa, sektor fotografi tidak dianaktirikan. iQOO 15 Ultra membawa konfigurasi tiga kamera belakang yang semuanya beresolusi 50MP. Untuk kamera utama nya dibekali dengan Sensor Sony IMX921 dengan OIS kelas DSLR (CIPA 4.5). Pada kamera periskop hadir dengan 3x Optical Zoom dengan kemampuan digital hingga 100x. Sedangakan untuk kamera Ultra-wide memiliki sudut pandang 150° yang sangat luas.
Di bagian kamera depan, terdapat kamera selfie 32MP yang mampu merekam video hingga resolusi 4K. Menariknya, meski memiliki ventilasi untuk kipas pendingin, perangkat ini tetap mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan terhadap air tawar maupun semburan air bertekanan tinggi.
Harga dan Ketersediaan
iQOO 15 Ultra hadir dalam beberapa varian memori dengan pilihan warna futuristik seperti 2077 Flowing Orange dan 2049 Cold Blue. Saat ini, perangkat baru tersedia untuk pasar China, dengan prediksi menyusul ke pasar global (termasuk Indonesia) pada kuartal mendatang.
- Varian 16GB + 256GB: 5.699 Yuan (Sekitar Rp12,6 Juta)
- Varian 16GB + 512GB: 5.999 Yuan (Sekitar Rp13,3 Juta)
- Varian 16GB + 1TB: 6.999 Yuan (Sekitar Rp15,5 Juta)
- Varian 24GB + 1TB: 7.699 Yuan (Sekitar Rp17,1 Juta)







