Monday, 12 October 2026
Home » Steve Jobs Pernah Menolak, Kini Apple Siap Bawa Layar Sentuh ke MacBook
News

Steve Jobs Pernah Menolak, Kini Apple Siap Bawa Layar Sentuh ke MacBook

Selama bertahun-tahun, Steve Jobs pernah menyebut layar sentuh pada laptop sebagai sebuah kesalahan desain. Namun pada 2026, Apple tampaknya siap menelan kebanggaan lama itu. Berdasarkan laporan Mark Gurman dari Bloomberg, perusahaan teknologi asal Cupertino ini dikabarkan akan memperkenalkan MacBook Pro layar sentuh pertamanya pada atau sekitar 27 Oktober.

Gurman menyebut Apple sedang menyiapkan laptop teranyar nya ini dengan dua varian 14 inci dan 16 inci yang dibekali dengan panel OLED serta mendukung sentuhan. Keduanya juga dikabarkan telah diuji memakai macOS 27.1, versi sistem operasi yang direncanakan rilis pada akhir Oktober.

Yang paling mengejutkan, rumor terbaru tidak lagi menjanjikan desain yang jauh lebih tipis. Gurman justru merevisi klaim sebelumnya, bahwa laptop baru ini akan jauh lebih ringan dibanding MacBook Pro saat ini, meski ketebalannya tidak banyak berubah. Perubahan fokus ini menjadi sinyal bahwa Apple kini lebih memprioritaskan kenyamanan penggunaan sehari-hari dibanding sekadar mengejar estetika bodi ramping. 

Selain adopsi panel sentuh, lini MacBook Pro terbaru ini juga diyakini akan mengusung teknologi layar OLED untuk kali pertama, termasuk kemungkinan Dynamic Island pertama di Mac. Untuk performanya, penggunaan chipset yang disebut-sebut adalah M5 Pro atau M5 Max, bukan generasi M6. Artinya, lompatan utamanya mungkin bukan pada performa, melainkan pada pengalaman layar dan desain.

Selama ini banyak pihak menyebut perangkat ini sebagai “MacBook Ultra,” sebuah model papan atas di atas MacBook Pro biasa. Tetapi laporan terkini dari Bloomberg cenderung menempatkannya di dalam keluarga MacBook Pro, bukan sebagai lini produk baru.

Perubahan radikal ini tentu mengundang tanya besar di kalangan pengamat industri. Selama ini, ekosistem macOS dirancang secara eksklusif untuk navigasi kursor serta trackpad. Jika rumor ini terbukti, langkah tersebut menandai pergeseran filosofi desain terbesar Apple dalam satu dekade terakhir, terutama setelah eksperimen Touch Bar di masa lalu berakhir sebagai catatan kaki yang terlupakan.

Hingga saat ini apple belum mengonfirmasi apa pun, dan tanggal 27 Oktober pun disebut sebagai estimasi, bukan kepastian. Meski demikian, potensi hadirnya MacBook berlayar sentuh ini jelas menjadi salah satu rumor paling dinantikan di ranah laptop tahun ini.