ASUS baru saja menuntaskan gelaran Consumer Business Asia-Pacific Partner Summit 2026 di Sydney, Australia. Mengusung tema besar “EVOLVE,” ajang prestisius ini menjadi panggung bagi ASUS untuk merumuskan ulang peta jalan teknologi regional bersama lebih dari 215 mitra strategis, termasuk pemain kunci industri seperti Intel dan Microsoft.

Dalam laporan utama yang diterima, ASUS mematok target agresif untuk menguasai 30% pangsa pasar Consumer Notebook di wilayah Asia-Pasifik. Angka ini bukan sekadar target di atas kertas, melainkan sebuah komitmen yang didukung oleh penguatan strategi omnichannel dan percepatan integrasi inovasi ke pasar.

Peter Chang, General Manager APAC Consumer Business ASUS, menekankan bahwa “EVOLVE” bukan sekadar slogan, melainkan respon terhadap dinamika pasar yang kian kompleks. “Kami berkomitmen menyelaraskan transformasi digital dengan strategi omnichannel yang kokoh. Pendekatan ini esensial untuk menciptakan ekosistem di mana inovasi memberikan nilai nyata bagi pelanggan sekaligus menjaga ketahanan bisnis jangka panjang,” tegas Chang.

ASUS mengidentifikasi beberapa pilar utama untuk menavigasi tahun 2026:

  1. Integrasi Omnichannel: Menghapus sekat antara pengalaman belanja online dan offline guna memperkuat loyalitas merek.
  2. AI PC yang Humanis: Meski adopsi AI PC masih di tahap awal, ASUS berfokus pada pengalaman asisten virtual yang intuitif dan Hybrid AI, bukan sekadar spesifikasi teknis.
  3. Ketahanan Rantai Pasok: Mengantisipasi tantangan global seperti fluktuasi harga dan keterbatasan pasokan melalui kolaborasi adaptif dengan mitra di berbagai segmen harga.

Guna mencapai target 30%, ASUS melakukan kurasi ketat pada lini produk mereka. Lini Lifestyle yang mencakup Zenbook, ProArt, dan Vivobook S diposisikan sebagai motor pertumbuhan utama. Sementara itu, dominasi di sektor gaming tetap dipercayakan pada seri ROG Zephyrus, Strix Scar, dan TUF Gaming.

Langkah strategis di Sydney ini mengukuhkan posisi ASUS bukan hanya sebagai vendor perangkat keras, melainkan pemimpin ekosistem yang siap mendefinisikan standar baru komputasi masa depan di kawasan Asia-Pasifik.