Setelah sempat dipamerkan sebagai konsep dalam ajang teknologi Mobile World Congress (MWC), kabar mengenai kehadiran Honor “Robot Phone” kini semakin santer terdengar. Perangkat ambisius ini diproyeksikan menjadi komersialisasi pertama dari visi masa depan Honor yang menggabungkan mobilitas fisik dengan kecerdasan buatan (embodied AI). Baru-baru ini, Honor kembali unjuk gigi di ajang World AI Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, China, yang digelar pada 17–20 Juli 2026.

Kemunculan di WAIC 2026 menjadi panggung besar bagi Honor untuk mendemonstrasikan bahwa ponsel ini bukan sekadar konsep di atas kertas. Melansir laporan dari media teknologi global Android Headlines dan Pandaily, Honor Robot Phone dipastikan akan meluncur secara resmi ke pasar pada kuartal ketiga (Q3) tahun 2026. CEO Honor, Li Jian, mengonfirmasi lewat Weibo bahwa perangkat revolusioner ini telah menyelesaikan tahap pengembangan dan siap masuk ke lini produksi massal.Daya tarik utama ponsel ini terletak pada sistem mekanisnya yang radikal. Berdasarkan lansiran dari KLGadgetGuy, Honor Robot Phone dibekali sistem gimbal mekanis retractable berbahan titanium dengan 4 degrees-of-freedom (4DoF). Lengan ro

botik mini ini tersembunyi di dalam bodi ponsel dan dapat muncul hanya dalam waktu 0,8 detik. Dengan sistem ini, kamera utama beresolusi 200MP yang dikembangkan bersama merek sinema legendaris, ARRI, dapat bergerak secara fisik memutar hingga 360 derajat untuk melacak objek secara otomatis (AI tracking).

​Tidak hanya canggih di sektor hardware, integrasi embodied AI pada ponsel ini memberikan sentuhan unik yang belum pernah ada sebelumnya. Menurut situs resmi Honor Global, perangkat ini mampu mengekspresikan “bahasa tubuh” digital lewat gerakan gimbal—seperti mengangguk saat setuju, menggeleng saat menolak, hingga bergerak mengikuti ritme musik saat pengguna memutar lagu. Uji coba asisten pintar YOYO AI di latar belakang juga memperlihatkan kemampuan mengeksekusi perintah beruntun secara mandiri, mulai dari mengatur kecerahan layar, mengaktifkan mode anti-mabuk perjalanan, hingga memesan taksi secara instan.

Dari segi spesifikasi, bocoran dari Notebookcheck menyebutkan ponsel masa depan ini akan ditenagai oleh chipset super kencang Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar datar 1.5K, serta pengisian daya super cepat 120W. Kehadiran Honor Robot Phone di paruh kedua 2026 ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri dan menciptakan kategori produk baru yang menjembatani batas antara ponsel pintar dan robotika personal.