GadgetSquad.id – Xiaomi mengklaim menjadi produsen true wireless stereo atau TWS dengan pangsa pasar paling besar di Indonesia. Hal itu didasarkan hasil riset dari Canalys yang dirilis tanggal 15 Juli 2020. Hasil riset tersebut menunjukkan produk perangkat audio pintar pribadi yang tumbuh secara eksponensial di kawasan Asia Pasifik, salah satunya dibantu oleh kiprah produsen smartphone seperti Xiaomi.

xiaomi tws

Xiaomi menguasai pangsa pasar TWS di Indonesia hingga 44,2 persen diikuti kompetitor di peringkat berikutnya dengan pangsa pasar 23,9 persen.

Kesimpulan ini berdasarkan riset yang dilakukan Canalys pada bulan Mei 2020 yang menyebut negara-negara di Asia Tenggara menjadi prioritas bagi produsen smartphone karena pertumbuhan produk TWS pada kuartal pertama 2020 melesat dan melampaui kategori lain dari perangkat audio pintar pribadi lainnya seperti headphone nirkabel, earphone nirkabel dan TWS. Kuncinya adalah tawaran produk dengan rentang harga yang beragam mulai tingkat entry-level hingga high-end.

Untuk pasar Asia Pasifik, Canalys memperkirakan pengapalan produk audio pintar pribadi tumbuh hingga 61 persen year-on-year atau dibandingkan tahun sebelumnya hingga menyentuh angka 16 juta unit pada kuartal I 2020. Kontribusi sebesar 21,1 persen menjadikan kawasan Asia Pasifik menempati peringkat ketiga tiga untuk pasar global setelah Amerika Utara dan China.

Sepanjang tahun 2020, diramalkan oleh Canalys bahwa pengapalan perangkat audio pintar pribadi tumbuh hingga 23,6 persen di Asia Pasifik dengan produk TWS sebagai pendorong utama. Dari estimasi 76 juta unit perangkat yang dikapalkan, 44 persen akan disumbang oleh produk TWS.

Pencapaian ini selaras dengan strategi mesin ganda smartphone+AIoT yang diterapkan Xiaomi sejak tahun 2019. Pada laporan finansial kuartal I 2020, Xiaomi mencatatkan pertumbuhan 13,6 persen YoY pada tiga bulan pertama tahun 2020. Pendapatan dari segmen produk IoT dan gaya hidup tumbuh 7,8 persen di tengah masa sulit selama pandemi.

Sebagai pemimpin platform IoT dunia, jumlah perangkat IoT yang terkoneksi (kecuali ponsel pintar dan laptop) ke platform Xiaomi tumbuh menjadi 252 juta unit per 31 Maret 2020 atau tumbuh 42,6 persen YoY.