Saturday, 17 October 2026
Home » Elon Musk Perkenalkan Tesla Roadster, Supercar Listrik yang Bisa Terbang!
Otomotif

Elon Musk Perkenalkan Tesla Roadster, Supercar Listrik yang Bisa Terbang!

Setelah masa penantian panjang sejak prototipe pertamanya diperkenalkan, Tesla akhirnya mengungkap spesifikasi teknis resmi untuk generasi kedua Tesla Roadster. Alih-alih sekadar meluncurkan mobil listrik (EV) berkekuatan super, pabrikan asal Austin ini mendobrak batas rekayasa otomotif tradisional dengan mengawinkan teknologi supercar dan rekayasa aerospasial.

Inovasi paling radikal pada Roadster versi Performance ini terletak pada sistem active aerodynamics dan kipas penyedot udara (suction fan system). Terinspirasi dari teknologi ground effect di ajang Formula 1 masa lalu, kipas multimode yang dipadu ground sealing system ini secara aktif menyedot udara dari bawah kolong mobil.

Hasilnya, mobil mampu menghasilkan downforce instan tanpa perlu melaju dalam kecepatan tinggi. Menurut penjelasan tim teknis Tesla yang dilaporkan TopGear dan InsideEVs, tekanan negatif yang dihasilkan bahkan cukup kuat untuk menahan bobot kendaraan jika ditempatkan secara terbalik.

Mobil sport listrik teranyar milik Elon Musk ini menggunakan dua motor listrik dengan arsitektur tegangan tinggi 800 hingga 1.000 volt, menghasilkan lebih dari 1 MW atau sekitar 1.340 hp. Tesla mengklaim angka itu melampaui gabungan tiga motor Model S Plaid, dengan torsi sekitar 1.400 Nm.

Tiga Varian, Satu Obsesi Kecepatan 

Tesla membagi Roadster menjadi tiga varian dengan tingkat kegilaan performa yang meningkat: Performance dirancang untuk jalan raya dengan aerodinamika aktif dan sistem hisap multi-mode yang menempelkan mobil ke aspal, mampu menempuh 0 hingga 60 mph dalam waktu di bawah 1,6 detik.

Kemudian Varian Thrust melangkah lebih jauh untuk sirkuit dengan menambahkan thruster gas dingin di bagian belakang, memangkas akselerasi menjadi di bawah 0,9 detik. Puncaknya adalah Rocket mobil satu kursi dengan thruster yang mengelilingi bodi untuk gerak vertikal dan rotasi yang menembus 0 hingga 60 mph dalam waktu di bawah 0,59 detik.

Menyoal baterainya juga disebut mobil ini memiliki kapasitas sekitar 150 kWh dengan sel 4680 generasi baru yang dirancang untuk mempertahankan daya tinggi secara konsisten, bukan hanya menyimpan energi. Jangkauan diklaim lebih dari 300 mil atau sekitar 483 km, sementara top speed varian tertinggi melampaui 230 mph atau 370 km/jam.

Elon Musk menyatakan produksi dimulai 2028, menutup spekulasi panjang setelah target awal 2020 meleset bertahun-tahun. Tesla belum mengumumkan harga resmi untuk ketiga varian