GadgetSquad.id – Samsung menjadi vendor pertama yang memperkenalkan secara luas tentang kecanggihan fitur AI di smartphone. Tapi di awal kemunculannya, banyak orang menganggap fitur AI di smartphone hanyalah gimmick marketing—fitur “keren” yang jarang dipakai setelah euforia peluncuran berakhir. Namun, dengan hadirnya Samsung Galaxy S26 Ultra, seakan mematahkan angggapan tersebut.
Namun seiring perkembangan teknologi dan integrasi AI yang semakin matang, Samsung Galaxy S26 Ultra berhasil membuktikan bahwa kecerdasan buatan bukan lagi sekadar fitur tambahan. Galaxy AI kini menjadi bagian penting yang membantu pengguna bekerja lebih cepat, mencari informasi lebih mudah, hingga meningkatkan kreativitas dalam membuat konten.
AI kini bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan Agentic AI yang proaktif. Fitur Ai kini tidak menunggu kamu bertanya, tetapi kini sudah bisa memahami maksud kamu. Dan kecanggihan fitur AI ini bisa ditemui di Samsung Galaxy S26 Ultra dan bisa mengubah cara kamu berinteraksi dengan smartphone.
Setelah digunakan dalam aktivitas sehari-hari, ada beberapa fitur Galaxy AI di Galaxy S26 Ultra yang awalnya terlihat biasa saja, tetapi ternyata memberikan manfaat nyata. Berikut pengalaman menggunakan fitur-fitur tersebut.
1. Circle to Search 3.0 (Find the Look)
Jika versi awal hanya mempermudah pencarian visual, Circle to Search 3.0 kini jauh lebih intuitif. Saat sedang melihat video TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts dan menemukan seseorang memakai jaket, sepatu, tas, atau aksesori yang menarik. Biasanya pengguna harus: Screenshot layar > Membuka aplikasi pencarian > Mengunggah gambar > Mencari produk secara manual.

Dengan Circle to Search 3.0, cukup:
- Tekan dan tahan tombol navigasi.
- Lingkari objek yang ingin dicari.
- AI langsung mengidentifikasi produk tersebut.
Dalam hitungan detik, Galaxy S26 Ultra akan menampilkan:
- Nama produk.
- Produk serupa.
- Rekomendasi harga.
- Tempat pembelian.
Yang menarik, AI kini mampu mengenali keseluruhan gaya berpakaian, bukan hanya satu objek tertentu. Misalnya ketika melihat outfit seorang influencer, AI dapat memberikan rekomendasi tampilan serupa dari berbagai merek yang tersedia di pasar.
2. Semantic Search
Fitur berikutnya yang sering diremehkan adalah Semantic Search. Sekilas terlihat seperti fitur pencarian biasa. Namun setelah digunakan secara rutin, kemampuan ini mampu menghemat waktu cukup banyak.
Kini kamu tidak harus lagi repot-repot melakukan scrolling panjang di galeri untuk mencari satu foto spesifik. Semantic Search memungkinkan Anda mencari foto, video, atau dokumen menggunakan deskripsi bahasa sehari-hari.
- Contoh: Cukup ketik “foto kue nastar di toples kaca saat lebaran tahun lalu”, dan sistem akan langsung menampilkan foto yang dimaksud tanpa perlu tag manual. Ini adalah lompatan besar dalam manajemen file personal.
Keunggulan lain dari Semantic Search yaitu AI tidak hanya mencari berdasarkan nama file, tetapi memahami makna dari permintaan pengguna. Misalnya saat mengetik: “Foto saat hujan bersama teman.” , Galaxy AI mampu menelusuri galeri dan menemukan foto yang sesuai meskipun file tersebut tidak memiliki nama yang berhubungan dengan kata “hujan” atau “teman”.
3. Automated App Action
Ini adalah definisi sesungguhnya dari Agentic AI. Automated App Action memungkinkan kamu mendelegasikan tugas berulang ke AI. Perangkat dapat menjalankan serangkaian aksi dalam berbagai aplikasi secara otomatis berdasarkan instruksi yang kamu berikan.
- Contoh: Anda bisa memberikan instruksi untuk melakukan multi-langkah, seperti “ambil data dari email reservasi hotel, masukkan ke kalender, dan bagikan lokasinya ke pasangan”. AI akan mengeksekusi ini di latar belakang tanpa Anda harus berpindah-pindah aplikasi secara manual.
4. Photo Assist
Photo Assist di S26 Ultra membawa pengeditan ke level profesional dengan pendekatan yang sangat sederhana. Anda tidak perlu lagi menjadi ahli Photoshop untuk memperbaiki hasil jepretan.
Awalnya banyak yang menganggap fitur ini hanya alat edit foto biasa. Namun kenyataannya, kemampuan yang ditawarkan jauh lebih praktis dibanding aplikasi edit konvensional. Ketika memotret di tempat ramai, sering kali ada objek yang mengganggu hasil foto.

Dengan Photo Assist, pengguna dapat:
- Menghapus orang di latar belakang.
- Menghilangkan kendaraan.
- Membersihkan elemen yang mengganggu komposisi.
AI akan mengisi area kosong secara otomatis sehingga hasil foto tetap terlihat natural. Tidak hanya itu, kecanggihan dari Photo Assist yaitu dapat : :
- Memindahkan objek.
- Memperbesar area gambar.
- Memperbaiki sudut foto.
- Menyesuaikan framing.
Tidak hanya itu, dengan Semantic Editing, kamu cukup memberikan perintah teks untuk mengubah foto. Misalnya, “hapus pantulan di jendela dan buat pencahayaan lebih hangat”. AI memahami konteks piksel dan melakukan pengeditan secara natural.
5. Daily Productivity: Gemini & Bixby
Di S26 Ultra, Gemini dan Bixby tidak lagi bekerja secara terpisah, melainkan bersinergi sebagai “asisten digital” Anda.
- Bixby: Kini memiliki pemahaman bahasa alami yang sangat presisi, mampu mengontrol perangkat secara instan, dan melakukan troubleshooting mandiri.
- Gemini: Bertindak sebagai mesin AI di balik layar yang menangani tugas kompleks. Keduanya kini berfungsi sebagai runner yang bisa melakukan tugas lintas aplikasi.


Ditambah dengan fitur proaktif bernama Now Nudge, Galaxy S26 Ultra akan secara otomatis menyarankan tindakan kontekstual. Misalnya, jika kamu menerima email jadwal meeting, AI akan langsung menyarankan pembuatan pengingat kalender atau rute perjalanan, sehingga kamu bisa menghemat waktu berharga setiap harinya.
Kesimpulan: AI yang Membuat Lupa akan Kehadirannya
Tujuan utama Samsung Galaxy AI di S26 Ultra bukan untuk memaksa menggunakan AI lebih sering, tetapi membuat kamu merasa tidak membutuhkan teknologi tersebut karena semuanya sudah selesai dikerjakan secara otomatis. Dengan memproses tugas-tugas “rutinitas” di latar belakang, S26 Ultra memberikan kembali hal yang paling berharga: waktu.










