GadgetSquad.id – Sebagai aplikasi perpesanan yang paling banyak dipakai di Indonesia, WhatsApp secara konsisten terus menghubungkan keluarga, teman, rekan kerja, banyak lagi kerabat lainnya. Saat hendak bergabung ke dalam sebuah grup untuk melakukan percakapan yang penting, maka mereka pun berharap untuk mendapatkan kendali yang lebih besar atas percakapan tersebut.

grup whatsapp jpg

WhatsApp juga memperkenalkan setelan privasi dan sistem pengundangan baru yang dapat menentukan siapa yang bisa bergabung ke dalam grup percakapan di WhatsApp.

Untuk mengaktifkannya, Anda dapat membuka Pengaturan atau Setelan dalam aplikasi, kemudian ketuk Akun > Privasi > Grup dan pilih salah satu dari ketiga opsi berikut: “Semua Orang”, “Kontak Saya,” atau “Kontak Saya Kecuali.” “Kontak Saya” berarti hanya pengguna yang terdaftar dalam daftar kontak Anda yang dapat menambahkan Anda ke dalam grup dan “Kontak Saya Kecuali” menawarkan pengaturan tambahan untuk memilah siapa saja dalam daftar kontak Anda yang dapat menambahkan Anda.

Bagi admin yang tidak dapat menambahkan Anda ke dalam grup akan diminta untuk mengirimkan undangan pribadi melalui chat individual, yang memberikan Anda pilihan apakah Anda berminat untuk bergabung ke dalam grup. Anda diberikan kesempatan untuk memutuskan untuk menerima undangan tersebut dalam waktu tiga hari sebelum batas waktu berakhir.

Dengan fitur-fitur terbaru ini, pengguna memiliki kendali lebih besar atas pesan grup yang mereka terima. Setelan privasi terbaru ini telah diluncurkan kepada beberapa pengguna sejak kemarin dan akan tersedia bagi mereka yang menggunakan versi terbaru WhatsApp di seluruh dunia dalam beberapa hari mendatang.

Selain setelan privasi terbaru, WhatsApp akan meluncurkan sebuah ajakan untuk mendorong para pengguna agar tetap aman di WhatsApp. Dalam beberapa minggu ke depan, WhatsApp akan mengajak semua orang untuk saling berbagi kegembiraan, bukan gosip. Ajakan ini akan memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana mendapatkan pengalaman terbaik dan menyenangkan dalam aplikasi WhatsApp.

“WhatsApp sangat berkomitmen untuk memberikan pengalaman pesan pribadi yang terbaik bagi seluruh masyarakat, termasuk menangkal penyebaran misinformasi,” ujar Clair Deevy, Direktur Kebijakan APAC, WhatsApp seusai pertemuan di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Republik Indonesia. “Setelan privasi terbaru untuk Grup yang diumumkan pada hari ini dibuat berdasarkan sejumlah langkah yang telah kami tempuh, termasuk di pembaruan produk dan kampanye kesadaran publik untuk membantu mengatasi isu misinformasi.”

Dalam pertemuan tersebut, WhatsApp dan Facebook menyampaikan komitmen Facebook di Indonesia untuk mendukung komunitas dan pelaku usaha di Indonesia – baik besar maupun kecil – dengan memanfaatkan teknologi digital yang akan membantu mereka membangun komunitas, menciptakan dampak ekonomi dan memajukan kehidupan masyarakat di Indonesia.