Friday, 23 October 2026
Home » Aset Digital di PINTU Makin Lengkap, Tokenisasi Perusahaan Teknologi Laris!!
News

Aset Digital di PINTU Makin Lengkap, Tokenisasi Perusahaan Teknologi Laris!!

GadgetSquad.ID – PINTU, toko jual beli aset digital kembali memberikan analisis menarik, buat kamu yang investasi nih. Investasi saham dan ETF Amerika versi digital lagi rame banget dilirik sama investor lokal.

Berdasarkan data paling anyar dari PINTU di kuartal ketiga 2026, jumlah pengguna yang beli aset jenis ini melonjak tajam sampai 68% kalau dibandingin sama kuartal sebelumnya.

Antusiasme ini kelihatan jelas dari aktivitas di dalam aplikasi yang makin hidup, mulai dari jumlah trader aktif, frekuensi transaksi, sampai nilai perputaran uangnya yang semuanya kompak naik lebih dari 50%.

Andy Putra, Presiden Direktur PINTU mengungkapkan, di kuartal III-2026, Empat aset tertokenisasi pada kuartal tersebut mengalami peningkatan jumlah pembeli yang signifikan.

“Keempat di antaranya, Nvidia (NVDAX) naik 224%, Apple (AAPLX) naik 212%, Alphabet (GOOGLX) tumbuh 131%, dan Robinhood (HOODX) meningkat 118%,” terangnya.

Perusahaan teknologi raksasa dari Amerika Serikat masih jadi daya tarik utama buat para investor. Pembeli saham Nvidia sama Apple misalnya, melonjak drastis sampai lebih dari dua kali lipat.

Buat yang masih asing, aset tertokenisasi ini pada dasarnya adalah versi digital dari saham atau ETF asli yang dicatat pakai teknologi blockchain.

Tak hanya di Indonesia, tren membawa aset dunia nyata ke dalam blockchain juga populer di tingkat global. Data RWA.xyz mencatat aset tertokenisasi global kini menembus lebih dari Rp700 triliun.

Perkembangan ini membuktikan kalau teknologi blockchain emang berhasil merobohkan tembok penghalang yang selama ini bikin investor kecil susah ngakses instrumen keuangan kelas dunia.

Andi menambahkan, kini pengguna juga mulai memanfaatkan aset tertokenisasi untuk diversifikasi, tidak hanya mengikuti tren saham teknologi.

Jumlah pembeli SPDR Gold ETF juga turut naik lebih dari 170% pada kuartal III, yang menunjukkan ketertarikan pengguna terhadap eksposur emas di dalam portofolio mereka.

“Karena itu, kami akan terus memperluas pilihan aset agar pengguna platform PINTU dapat membangun portofolio yang lebih beragam langsung dari satu aplikasi,” tegas Andi.

Diketahui, kini platform investasi PINTU terus memperluas pilihan aset bagi investor dan trader di Indonesia dengan menghadirkan aset tertokenisasi sejak tahun 2025.

Per Oktober 2026, PINTU menyediakan lebih dari 100 aset tertokenisasi. Terbaru PINTU menambah 10 aset tertokenisasi baru yang diterbitkan Ondo, terdiri dari sembilan ETF dan saham Micron (MUon).

Di sisi lain, walau kemudahan ini membuat investasi pasar global makin gampang dijangkau siapa aja, kamu tetap harus waspada sama risikonya. Tiap aset punya karakter dan tingkat risiko yang beda-beda.

Jadi sebelum buru-buru investasi, pastikan buat selalu riset mandiri secara mendalam, pahami profil risiko diri sendiri, dan sesuaikan sama tujuan keuangan kamu biar investasinya tetap aman dan bijak.