Demi Konten, Berlomba Berburu 5G, Hati-hati Gaes Jangan Asal Uji Jaringan!!

GadgetSquad.ID – Hore koneksi 5G hadir di Indonesia!!! Seketika itu juga euforia 5G langsung melanda Indonesia. GadgetSquad pun berusaha membuktikan kecepatan koneksi generasi kelima itu dengan melakukan uji jaringan 5G.

Ditemani tim network Telkomsel yang merupakan operator pertama penyelenggara koneksi 5G secara komersil di Indonesia, GadgetSquad menguji jaringan 5G di beberapa tempat.

Selain di damping tim network Telkomsel, pengujian juga menggunakan hape yang sudah kompartibel dengan koneksi 5G Telkomsel, yakni Oppo Reno5 5G.

Pengujian dilakukan di dua tempat, yakni kawasan Widya Chandra dan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Hasilnya, pengujian yang dilakukan di wilayah Widya Chandra, kecepatan 5G menunjukkan angka rata-rata 600 Mbps.

Sementara di spot kedua, dari beberapa kali pengujian di Grapari Telkomsel yang berlokasi di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, koneksi 5G Telkomsel rata-rata juga ada diangka 600Mbps.

Dari hasil pengujian tersebut, selain mendapati koneksi 5G yang benar-benar ngebut, ada hal lain yang didapat tim GadgetSquad.

Yup, sebagai teknologi yang masih sangat baru, sebaiknya pengujian koneksi 5G didampingi pihak-pihak yang kompeten di bidangnya.

Kenapa? Agar tidak ada pihak yang salah kaprah soal kualitas koneksi 5G.

Seperti diketahui pasca 5G resmi dirilis, demi kebutuhan konten banyak yang berlomba melakukan uji jaringan mandiri. Mulai dari jurnalis, KOL hingga YouTuber yang dielu-elukan fans setianya,

Itu sah-sah saja, apalagi sekali lagi untuk kebutuhan konten. Sayang, dari beberapa pengujian yang dilakukan mandiri, tanpa didamping ahlinya kecepatan rata-rata hanya di angka 100Mbps saja.

Hal itu tentu membuat netizen kecewa, apalagi kaum mendang mending. Bukan tidak mungkin, rasa kecewa itu efeknya bisa bisa memberi image buruk bagi koneksi 5G itu sendiri.

Situasi di atas tidak akan terjadi, jika pengujian 5G di damping mereka yang ahli. Perlu dicatat, koneksi 5G yang ada saat ini, bisa terdeksi bagi kamu yang punya hape 5G, tanpa harus menganti kartu.

Tapi bukan berarti kamu bisa langsung menguji jaringannya, karena hasilnya pasti tidak akan maksimal.

Untuk diketahui, agar bisa menikmati layanan 5G yang ditawarkan Telkomsel, pastikan menggunakan perangkat 5G yang tepat dan mendukung spektrum yang dibutuhkan.

Dalam menghadirkan layanan 5G ini Telkomsel menggunakan spektrum 2300Mhz (Band n40) dengan lebar pita yang dialokasikan 30Mhz.

Perangkat 5G yang beredar di pasaran Indonesia saat ini, kebanyakan mendukung Band n40 ini juga tidak lantas bisa merasakan layanan 5G. Pemilik ponsel 5G harus menunggu update over the air (OTA) terlebih dahulu.

Hal tersebut dikarenakan saat dipasarkan ke Indonesia teknologi 5Gnya masih dikunci, untuk mengikuti aturan yang berlaku karena 5G belum diimplementasikan di Indonesia.

Salah satu hape yang sudah memenuhi syarat  di atas tentu saja Oppo Reno5 5G.

Tak hanya itu, walau sempat disingung untuk menikmati 5G, kamu tidak harus mengganti kartu, seperti era 4G. Tapi kartu seluler yang kamu gunakan, harus terlebih dahulu diaktifkan fitur 5G-nya oleh operator.

Nah, saat ini pelanggan yang sudah diaktifkan fitur 5G dikartunya masih terbatas. Kedepannya tentu akan semakin banyak, simcard yang akan diaktifkan koneksi 5G.

So sabar aja gaes…Semua akan bisa menikmat koneksi cepat 5G pada waktu. Sekali lagi, saat ini jangan asal tes jaringan ya gaesss!!