Fujifilm resmi memperkenalkan lini kamera instan format persegi terbarunya lewat Instax Square 2, kamera analog baru yang tampil lebih bersih sekaligus membawa fitur yang jarang ada di kamera instan dengan saklar Mood Filter untuk mengubah tone foto sebelum dicetak. Diperkenalkan pada 14 Oktober 2026, kamera ini menegaskan bahwa Fujifilm masih percaya pada cetakan fisik sebagai cara menyimpan momen.
Square 2 memakai bodi baru yang lebih ergonomis dan minimalis, tersedia dalam tiga warna: Slate Blue, Misty White, dan Brick Red. Ukurannya 139 × 119,5 × 71 mm dengan bobot 450 gram tanpa baterai, film, maupun strap, sehingga tetap terasa ringkas untuk dibawa ke perjalanan, konser, atau acara keluarga.
Kontrol utamanya berbasis putaran lensa yang intuitif. Pengguna dapat memilih tiga mode jarak, mulai dari Close up untuk 0,3 hingga 0,5 meter, kemudian opsi standar untuk 0,5 hingga 3 meter, dan Landscape untuk lebih dari 3 meter tanpa perlu membuka menu atau menghafal tombol tambahan.
Fitur paling menonjol adalah Mood Filter Switch, yang memungkinkan pengguna bisa untuk memilih tone Warm untuk nuansa keemasan yang lembut, Cool untuk warna biru yang lebih tajam, atau Off untuk tampilan klasik Instax. Ini bukan filter digital pascaproduksi, efeknya diterapkan secara optik sebelum film terekspose, sehingga hasil cetak langsung membawa karakter visual yang diinginkan.
Kamera instan teranyar besutan Fujifilm ini juga dilengkapi cermin selfie di depan lensa, auto exposure pada Lv 5,0 hingga 15,5 dengan ISO 800, serta flash otomatis yang selalu aktif dengan jangkauan efektif 0,3 hingga 2,2 meter. Waktu pengisian flash diklaim maksimal 7,5 detik ketika memakai baterai baru.
Kemudian, Instax Square 2 memakai film Instax Square yang menghasilkan cetakan 62 × 62 mm, didukung lensa dua kelompok dua elemen dengan panjang fokus 65,75 mm dan bukaan f/12.6, viewfinder Reverse Galilean 0,4x, shutter elektronik terprogram 1/2 hingga 1/400 detik dengan slow synchro untuk kondisi minim cahaya, serta proses pengembangan film sekitar 90 detik.
Daya berasal dari empat jenis baterai AA yang diklaim cukup untuk sekitar 30 pak film berisi 10 lembar, sementara fitur auto power off akan aktif setelah lima menit tidak digunakan. Bersamaan dengan peluncuran kamera, Fujifilm juga menghadirkan film baru Instax Square Soft Haze dengan harga 18,99 USD (sekitar Rp 340 ribuan).
Instax Square 2 direncanakan hadir pada akhir Oktober 2026 dengan harga 120 USD (sekitar Rp2 juta), sudah termasuk strap dan baterai. Fujifilm belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal kedatangannya di Indonesia, sehingga calon pembeli lokal masih perlu menunggu kepastian dari distributor.





