Kembangkan Less Cash Society, T-Cash Kolaborasi dengan 2 Lembaga Sekaligus

GadgetSquad.ID – Walau bergerak di bisnis berbasis uang digital, T-Cash sadar betul pentingnya dunia pendidikan.Dalam upaya mendukung pendidikan di Indonesia, T-Cash melakukan sebuah kolaborasi.

T-Cash menggandeng lembaga non-profit Indonesia Mengajar. Kerja sama tersebut dilakukan untuk mempermudah proses transaksi penggalangan donasi dari masyarakat untuk Indonesia Mengajar.

Haiva Muzdaliva, Managing Director Indonesia Mengajar, pihaknya percaya T-Cash merupakan rekan strategis yang sesuai bagi Indonesia Mengajar guna memaksimalkan komitmen dalam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas di pelosok negeri.

“Didukung jangkauan wilayah yang luas milik T-Cash, kami ingin melibatkan lebih banyak masyarakat Indonesia karena pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Haiva

Pada kesempatan yang sama T-Cash juga melakukan kerja sama strategis dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Ventures.

T-Cash mendukung YCAB Ventures sebagai sarana pembayaran cicilan pinjaman secara non-tunai bagi pengusaha mikro yang merupakan mitra usaha mereka.

Muhammad Farhan, Sekretaris Jenderal YCAB Foundation, mengatakan, “YCAB selalu berusaha untuk mengadopsi cara-cara inovatif dan inklusif untuk mempermudah kegiatan mitra usahanya. Karenanya kami percaya kolaborasi dengan TCASH ini merupakan salah satu kemudahan bagi ibu mitra usaha kami, dalam mendapatkan pinjaman dan melakukan pembayaran. Melihat kemudahannya, kami optimis layanan ini dapat bermanfaat bagi anggota komunitas YCAB.”

Menanggapi kerja sama ini, CEO T-Cash Danu Wicaksana menegaskan optimismenya terhadap layanan yang dihadirkan bersama kedua lembaga non-proflt tersebut guna mendukung tercapainya target 40 juta pelanggan T-Cash di 34 provinsi di Indonesia pada akhir 2018.

“Kami optimistis kedua layanan ini dapat diterima dengan baik oeh seluruh masyarakat Indonesia. Kami pun berkomitmen mendukung lebih banyak lembaga non-profit lokal menjadi pemimpin perubahan gaya hidup non-tunai di komunitas masing-masing,” tutup Danu.