Monday, 12 October 2026
Home » Laku Keras! Huawei Pura X View Tembus 449.800 Unit dalam Sebulan
News

Laku Keras! Huawei Pura X View Tembus 449.800 Unit dalam Sebulan

Huawei tampaknya berhasil membuktikan bahwa desain ponsel tak selalu harus mengikuti formula layar tinggi. Pura X View, ponsel non-lipat dengan format layar lebar 16:9,5, dilaporkan telah terjual sekitar 449.800 unit di Tiongkok hingga pekan ke-39 tahun 2026 atau periode 21–27 September, kurang dari sebulan setelah penjualan ritelnya dimulai pada 9 September.

Angka tersebut datang dari seorang blogger digital @RDObservation yang rutin memantau pangsa pasar ponsel domestik Tiongkok. Menariknya, permintaan itu belum sepenuhnya terpenuhi, sejumlah varian warna dilaporkan kehabisan stok, sementara pesanan baru diperkirakan baru tiba sebelum 19 November. Penjual pihak ketiga bahkan mengambil keuntungan dengan menaikkan harga 500 hingga 1.000 yuan di atas harga resmi.

Spesifikasi Pura X View

Pura X View menggunakan layar OLED 6,39 inci dengan resolusi 2.232 x 1.320 piksel dan rasio 16:9,5, lebih lebar daripada ponsel pintar konvensional yang kini lazim memakai rasio sekitar 19,5:9 atau 20:9. Huawei menempatkan bezel seragam 1,05 mm, layar 120 Hz, serta kecerahan puncak hingga 6.500 nits.

Format ini bukan sekadar gimmick. Layar lebih lebar memberi ruang lebih besar untuk membaca dokumen, menonton video, bermain game, serta mengurangi area hitam saat memutar konten berorientasi lanskap. Tubuhnya pun tetap relatif ramping dengan ketebalan 6,68 mm dan bobot 201 gram, meski membawa baterai silikon anode 7.000 mAh.

Spesifikasi lainnya juga tidak setengah-setengah, untuk performa hadir dengan chipset Kirin 9030S, kamera utama 200 MP dengan sensor 1/1,28 inci dan OIS, telefoto periskop 50 MP, serta pengisian daya kabel 66 W dan nirkabel 50 W. Harga mulai dari 5.999 yuan (sekitar Rp 16 jutaan) untuk varian 12 GB/256 GB.

Apakah tren layar lebar mulai tumbuh?

Secara historis, ponsel layar lebar bukan hal baru. Sebelum era layar penuh, banyak perangkat memakai rasio 16:9. Namun industri kemudian beralih ke layar tinggi demi pengalaman satu tangan, konten vertikal, dan efisiensi ruang. Kini, arah itu mulai diuji ulang.

Kesuksesan awal Pura X View menunjukkan ada segmen pengguna yang lelah dengan ponsel berlayar panjang, sempit, dan kadang kurang nyaman untuk produktivitas. Bagi kreator konten, pembaca berat, maupun pemain game, layar lebar bisa terasa lebih fungsional. Tapi belum bisa disebut tren global, penjualan kuat ini masih terkonsentrasi di pasar Tiongkok, didorong pula oleh kelangkaan stok dan daya tarik desain unik.