GadgetSquad.ID – Artificial Intelligence (AI) perlahan tapi pasti menjadi bahan jualan “sexy”. Hal ini setidaknya terlihat dari manuver Universitas Bina Nusantara (Binus).

Bertempat di Binus @Bekasi, kampus yang cukup indentik dengan aktivitas teknologi tersebut, resmi meluncurkan “Program Artificial Intelligence”.

Kehadiran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi jadi bagian dari langkah BINUS University, dalam memperluas kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mempelajari teknologi berbasis AI.

Melalui semangat AI Empowers BINUS University berharap dapat melahirkan talenta yang punya fondasi teknologi yang kuat, serta kesadaran untuk menerapkan AI secara etis dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut, langkah Binus pas banget sama kondisi sekarang. Pasalnya dari data Kementerian Komunikasi dan Digital, Indonesia butuh sekitar 12 juta talenta digital di tahun 2030, tapi masih ada gap sekitar 3 juta orang yang harus dipenuhi.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menuturkan jika penguasaan AI harus diarahkan buat bikin inovasi yang bener-bener ngefek buat Indonesia.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

Sementara itu, Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono,S. Kom., M.T.I., menegaskan, tantangan utama anak muda saat ini adalah mempersiapkan diri agar mampu bekerja secara optimal bersama AI.

“Pertanyaan penting saat ini bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, melainkan apakah generasi muda telah memiliki kompetensi untuk bekerja berdampingan dengan AI.

Mahasiswa perlu memiliki fondasi akademik yang kuat agar mampu mengevaluasi hasil yang diberikan AI, mengembangkan solusi, serta menerapkan teknologi secara strategis, etis, dan bertanggung jawab,” jelas Prof.Derwin.

Hal ini juga didukung Nicholas Dominic, Senior Data Scientist & AI Consultant Lintasarta Cloudeka, menurutnya, jika industri butuh anak muda yang paham bisnis, bisa baca data secara kritis, dan tahu cara pakai AI secara tepat sasaran.

“Karena itu, keterhubungan antara pendidikan dan industri menjadi semakin penting agar kompetensi mahasiswa terus relevan dengan kebutuhan dunia profesional,” jelas Nicholas Dominic.

Apa kurikulum yang diberikan?

Mereka yang memutus mengikuti Program
Artificial Intelligence di Kampus Binus, akan mendapat kurikulum pembelajaran tentang AI yang mumpuni.

Kamu bakal belajar mulai dari matematika, data science, machine learning, computer vision, natural language processing (NLP), sampai Internet of Things (IoT) dan robotics.

Jadi bagaimana, sudah siap menuntut ilmu lebih jauh tentang pengembangan AI!!!