Perkembangan robotika konsumen kembali menghadirkan terobosan baru dari Mondo Tech (Mondo Robotics), perusahaan rintisan yang didirikan oleh mantan insinyur proyek robot humanoid Tesla Optimus, Shuo Yang. Perusahaan ini resmi memperkenalkan produk komersial pertamanya bernama Beni, sebuah robot kamera portabel segala medan yang dirancang untuk mengikuti dan mendokumentasikan aktivitas pengguna secara otomatis.
Melalui kampanye global yang diluncurkan di platform Kickstarter, Beni hadir sebagai solusi praktis bagi para kreator konten solo, atlet, hingga keluarga yang ingin mengabadikan momen tanpa repot menggunakan tripod atau bantuan orang lain.
Meskipun memiliki dimensi yang cukup ringkas berukuran 8,5 x 7,1 x 7,1 inci dengan bobot hanya 3,86 pon, Beni dibekali mobilitas luar biasa. Robot ini mampu melintasi berbagai permukaan sulit seperti rumput, kerikil, karpet, hingga anak tangga berkat roda khusus luar ruangan (outdoor wheels) yang tebal dan memiliki cengkraman kuat. Uniknya, robot ini dapat melompat hingga ketinggian 10 inci dan memiliki kemampuan memposisikan diri kembali secara otomatis jika terjatuh (self-righting).
Dari sektor visual, Beni dilengkapi dengan kamera berspesifikasi tinggi yang mampu merekam video beresolusi 4K pada 30 fps, 3K pada 60 fps, hingga mode slow-motion 1080p pada 100 fps. Didukung fitur pelacakan cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI), kamera Beni akan tetap terkunci pada target pergerakan manusia maupun hewan peliharaan.
Menyadari kekhawatiran masyarakat modern terhadap isu keamanan, Mondo Robotics merancang Beni agar dapat beroperasi sepenuhnya secara offline. Robot ini tidak memerlukan koneksi internet aktif untuk mendeteksi gerakan atau menyimpan rekaman. Data video disimpan di memori internal sebesar 32GB atau kartu microSD tambahan, dan fitur pemrosesan awan opsionalnya telah dilindungi oleh enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption).
Beni ditenagai baterai bongkar pasang (swappable) yang bertahan hingga 1,5 jam per unit, atau mencapai 4,5 jam pemakaian total dengan paket tiga baterai. Dilengkapi dengan desain mata ekspresif yang dapat berubah warna, Beni juga berfungsi sebagai pendamping interaktif yang responsif terhadap gestur penggunanya.
Jadwal produksi massal direncanakan segera dimulai setelah kampanye pendanaan selesai, dengan target distribusi ritel yang lebih luas pada September 2026 mendatang. Kehadiran Beni diprediksi akan menjadi standar baru dalam pemanfaatan robotika untuk kebutuhan gaya hidup digital sehari-hari.







