Mengenal Huawei Mobile Services (HMS), Gantinya PlayStore

0

GadgetSquad.idHuawei Mobile Services mengadakan APAC HUAWEI Developer Day (AHDD) yang pertama di Singapura. Di acara tersebut, Huawei membagi visinya dalam membangun ekosistem terbuka -kehidupan digital untuk semua skenario dan terhubung dengan mulus, yang didukung oleh teknologi progresif, seperti kemampuan terbuka Huawei Mobile Services, perangkat HUAWEI, Jaringan 5G, dan aplikasi yang diperkuat oleh AI atau kecerdasan buatan.

huawei mobile service

Huawei Consumer Business Group terus tumbuh kuat di pasar global. HUAWEI merupakan penyedia smartphone kedua terbesar di dunia, dengan pengapalan mencapai 200 juta unit dari Januari hingga Oktober 2019.

“Inilah saat yang tepat bagi kami untuk memperkenalkan Ekosistem HUAWEI karena kami sekarang memasuki fase evolusi setelah 30 tahun di industri ini. Ekosistem HUAWEI berakar di Huawei Mobile Services dan sesuai dengan strategi ‘1+8+N’ kami. Ekosistem ini membantu para mitra kami untuk mempercepat inovasi diital dengan mengintegrasikan bisnis mereka ke dalam platform kami,” kata Zhang Ping’an, President, Huawei Consumer Cloud Service.

Huawei Mobile Services

Ekosistem HUAWEI dirancang untuk terus memperkuat jejak Huawei Mobile Services di pasar global. HMS melayani lebih dari 570 juta pengguna global di lebih dari 170 negara hingga kini. Sampai kwartal ketiga tahun 2019, HMS telah mencapai 390 juta pengguna aktif bulanan di dunia di HUAWEI AppGallery, dengan lebih dari 180 miliar pengunduhan aplikasi dalam setahun sejak diluncurkan tahun 2018.

Saati ini, terdapat lebih dari 1.07 juta developer global yang terdaftar di HMS, dengan lebih dari 50,000 aplikasi terintegrasi ke dalam HMS Core, yang membantu menciptakan versi aplikasi yang kompatibel dengan semua perangkat HUAWEI.

Di pasar APAC, HMS saat ini menyediakan beragam layanan seperti HUAWEI ID, Mobile Cloud, HUAWEI AppGallery, Themes, HUAWEI Music, dan HUAWEI Assistant.

“Untuk mempertahankan momentumnya, sudah terdapat berbagai rencana untuk menyediakan lebih banyak layanan yang komprehensif kepada para mitra. Lebih banyak sumber daya akan terbuka untuk pasar APAC, untuk membantu developer aplikasi dan penyedia konten untuk mendistribusikan layanan mereka secara mengglobal,” kata Zhang Ping’an.

Beberapa layanan HMS yang tersedia antara lain:

·         AppGallery merupakan platform distribusi aplikasi resmi dari HUAWEI yang mencakup 170 negara dan wilayah dengan 390 juta pengguna aktif bulanan sejak mulai beroperasi di April 2018.

·         HUAWEI Browser meliputi lebih dari 200 pengguna aktif bulanan. Aplikasi bisa terintegrasi dengan fitur HUAWEI Ability Gallery dan menyediakan layanan langsung melalui HUAWEI Browser.

·         HUAWEI Assistant menawarkan berita yang terpersonalisasi, pengingat agenda, dan masih banyak lagi. Developer aplikasi bisa menghubungkan layanan mereka ke dalam HUAWEI Assistant untuk mencapai 160 juta pengguna aktif bulanan.

·         HUAWEI Mobile Cloud dijadwalkan untuk diluncurkan di pasar APAC mulai bulan November 2019, dengan penyimpanan cloud 5GB secara gratis.

·         Quick App memungkinkan pengguna mengakses aplikasi tanpa perlu mengunduhnya. Saat ini, terdapat 2,500 developer yang telah menghubungkan layanan mereka ke dalam platform ini dengan lebih dari 1,000 quick apps yang dirilis di pasar Cina. QuickAppIDE kini tersedia untuk developer global.

Untuk memfasilitasi pertumbuhan ekosistem yang cerdas, HMS telah membuka kemampuan chipset-perangkat-cloud kepada developer global melalui sistus web HUAWEI Developer. Platform ini memberikan akses penuh kepada developer menuju layanan developer, termasuk HMS Core, HMS Capabilities, dan HMS Connect.

“Sinergi Chipset-Perangkat-Cloud dari HUAWEI menggabungkan alat integrasi perangkat lunak dan perangkat keras kepada developer untuk menghubungkan layanan mereka secara efisien ke dalam ekosistem kami. HMS berisi kemampuan di seluruh skenario untuk mendukung aplikasi dari sejak pengembangan hingga pengujian sampai promosi dan monetisasi. Dalam ekosistem kami, developer hanya perlu mengintegrasikan aplikasi mereka satu kali, kemudian mendistribusikan layanan ke semua perangkat cerdas HUAWEI dan bertemu dengan pengguna global. Kami berharap developer dapat fokus pada inovasi dan mengakselerasi proses pengembangan aplikasi dengan memanfaatkan kemampuan terbuka kami,” kata Zhang Ping’an.

HMS Core merupakan koleksi kerangka pengembangan perangkat lunak yang memungkinkan developer untuk menciptakan visi aplikasi yang kompatibel dengan perangkat HUAWEI. Alat ini mempersingkat proses pengembangan aplikasi dalam biaya yang lebih rendah.

Seperti yang diumumkan saat acara, sejumlah 24 HMS Core, 55 layanan dan 997 APIs akan tersedia di pasar APAC di tahun 2020 nanti. Yang termasuk layanan HMS Core adalah Map Kit, Location Kit, Awareness Kit, Scan Kit, Quick App, dan masih banyak lagi, untuk memenuhi semua skenario pengembangan yang beragam.

HMS Core juga termasuk fungsi nilai tambah untuk ekspansi pengguna dan monetisasi layanan. Contohnya, Analytics Kit yang baru saja dibuka dapat menarik data kunci mengenai aplikasi tertentu. Dari sana, pemiliki aplikasi dapat merumuskan optimalisasi aplikasi mereka. Meliputi 150 negara dalam 40 bahasa, HUAWEI Map Kit mendukung pengawasan kondisi jalanan secara real-time dan kostumisasi peta yang mudah.

HUAWEI Ability Gallery, platform yang menyatu untuk mengintegrasikan dan mendistribusikan layanan, mengagregasi lalu lintas di antara platform dengan memanfaatkan sistem distribusi yang diperkuat oleh AI. Begitu terintegrasi dengan HUAWEI Ability Gallery, layanan dapat didistribusikan melalui berbagai touchpoint di perangkat HUAWEI, seperti HUAWEI Assistant, HUAWEI Browser, HUAWEI HiVoice.

Saat ini, lebih dari 5000 layanan pihak ketiga telah terhubung dengan HUAWEI Abilitu Gallery di pasar Cina, meliputi 117 aplikasi dalam 14 kategori. Fitur ini akan diluncurkan secara global pada bulan Desember 2019.

Mendukung Aliansi Developer HUAWEI

Seperti yang diumumkan sebelumnya, sejumlah USD 1 miliar telah diinvestasikan ke dalam HUAWEI Shining-Star Program untuk mendukung developer aplikasi mobile di seluruh dunia. Shining-Star Program akan menyediakan pelatihan, dukungan inovasi dan sumber daya pemasaran untuk aplikasi dan layanan yang berhubungan dengan AI, AR/VR, dan IoT. Developer yang terpilih ikut program tersebut akan menerima dukungan insentif untuk inovasi pengembangan, pertumbuhan pengguna, pemasaran, dan aspek lainnya.

HUAWEI Developer Day (HDD) akan diselenggarakan di berbagai kota di wilayah Asia Pasifik. HDD meliputi workshop teknis, analisis tren teknologi, studi kasus, dan insight industri terkini untuk memberdayakan developer dengan kemampuan terbuka HUAWEI.

Selain itu, DigiX Lab di Singapura dijadwalkan untuk diluncurkan di awal tahun 2020. Laboratorium ini dilengkapi dengan HMS Core, AR, VR, AI, CameraKit, HUAWEI Ability Gallery dan kemampuan terbuka lainnya untuk developer aplikasi mobile untuk menguji layanan mereka secara remote.

Terdapat juga program inkubasi pelajar seperti DigiX Geek Contest, AI Internship dan duta kampus untuk diadakan di bawah inisiatif Shining-Star. Perusahaan ini bertujuan untuk mendorong inovasi di antara developer muda untuk terus mengembangkan Ekosistem HUAWEI.

“Huawei Mobile Services berkomitmen untuk memperkuat kerjasama kami dengan pemain di industri ini untuk membangun masa depan yang terhubung sepenuhnya. Kami akan terus memberdayakan dan mendukung inovasi developer aplikasi mobile dan membawa konten yang berkualitas tinggi kepada pengguna kami,” kata Zhang Ping’an.