Laptop umumnya hadir dengan formula desain yang hampir seragam. Bodi tipis, warna abu-abu atau hitam, layar besar, lalu logo di bagian penutup. Namun, sebuah konsep bernama Nothing Book mencoba keluar dari pakem tersebut dengan membawa bahasa desain khas Nothing ke perangkat laptop.

Konsep ini dirancang oleh desainer independen Nikita Bukoros. Perlu ditegaskan, Nothing Book bukan produk resmi Nothing, melainkan eksplorasi desain yang membayangkan seperti apa laptop buatan perusahaan tersebut jika suatu hari benar-benar hadir. Konsepnya menarik perhatian karena memadukan bodi transparan, komponen internal yang terlihat, serta layar sekunder berukuran tipis pada bagian penutup.

Bagian paling mencolok tentu saja adalah sasis transparannya. Struktur motherboard, sistem pendingin, kipas dan komponen internal lainnya dibuat seolah menjadi bagian dari estetika laptop, bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Pendekatan ini mengingatkan pada perangkat transparan era 1990-an, termasuk Apple iBook G3 Clamshell dan Game Boy Color Atomic Purple.

Namun, daya tarik Nothing Book tidak berhenti pada bodi transparan. Pada bagian luar penutup terdapat layar sekunder bergaya LED yang dirancang untuk menampilkan pesan, simbol, emoji, animasi, hingga informasi tertentu. Konsep tersebut terasa seperti evolusi dari Glyph Interface yang selama ini menjadi salah satu identitas visual produk Nothing.

Menariknya lagi, laptop ini dibayangkan hadir bersama charging dock khusus. Ketika perangkat diletakkan di dock, layar sekunder pada bagian penutup dapat menampilkan animasi pengisian daya. Konsep tersebut membuat aktivitas sederhana seperti mengisi baterai terasa lebih personal sekaligus memperkuat karakter desainnya.

Untuk konektivitas, konsep Nothing Book tetap mempertahankan sejumlah port yang dibutuhkan pengguna, termasuk HDMI, USB-C, USB, serta port pengisian daya kabel. Perangkat ini juga diarahkan sebagai laptop untuk kreator dan pengguna yang membutuhkan performa tinggi. Meskipun ini hanya konsep, tapi perusahaan tersebut memiliki peluang untuk menawarkan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan laptop premium saat ini.