Setelah Intel memperkenalkan keluarga Arc G3 yang dirancang khusus untuk perangkat gaming portabel, kini dikabarkan menyiapkan varian Panther Lake dengan spesifikasi lebih rendah untuk menyasar handheld kelas entry-level. Langkah ini menarik perhatian karena harga perangkat gaming portabel berbasis Intel saat ini masih relatif tinggi.

Laporan Jon Peddie Research menyebut Intel sedang mengembangkan konfigurasi Panther Lake dengan susunan 4+0+4+4, yang terdiri dari empat Performance Core, tanpa Efficient Core, empat Low Power Efficient Core, serta empat inti grafis Xe3. Konfigurasi tersebut secara khusus diarahkan untuk perangkat gaming handheld yang lebih terjangkau.

Di sektor grafis, empat Xe3 memang terdengar sederhana jika dibandingkan Arc G3 Extreme yang membawa hingga 12 Xe3. Namun, pendekatan tersebut memungkinkan Intel memangkas konsumsi daya dan kompleksitas chip sehingga produsen memiliki peluang membuat perangkat dengan harga lebih rendah. PC Gamer menilai strategi ini berpotensi membuka segmen baru, meski harga memori dan penyimpanan masih menjadi tantangan besar bagi produsen handheld.

Strategi tersebut juga memperlihatkan perubahan arah Intel di pasar gaming portabel. Perusahaan sebelumnya memperkenalkan Arc G3 dan Arc G3 Extreme sebagai prosesor yang sejak awal dirancang untuk handheld, bukan sekadar mengambil chip laptop lalu memasukkannya ke perangkat berukuran lebih kecil. Intel sendiri menyebut keluarga Arc G-Series menggabungkan performa dan efisiensi daya untuk pengalaman bermain game portabel.

Bagi pengguna, konsekuensinya cukup jelas. Handheld dengan Panther Lake versi hemat kemungkinan tidak akan menyamai performa perangkat kelas atas, tetapi dapat menawarkan keseimbangan antara kemampuan bermain game, konsumsi daya, dan harga. Apalagi, perangkat berbasis Intel saat ini juga masih menghadapi persoalan harga. Intel belum mengumumkan secara resmi produk Panther Lake entry-level tersebut, sehingga spesifikasi dan harga akhirnya masih sebatas informasi dari kebocoran. Apabila hal ini terwujud, chip ini bisa menjadi senjata Intel untuk membawa PC gaming handheld keluar dari segmen premium dan membuatnya lebih mudah dijangkau gamer.