Awas! Pencurian Data Facebook, Begini Cara Menghindarinya

pencurian data facebook

Isu pencurian data Facebook oleh Cambridge Analytica (CA) membuat warganet khawatir akan data mereka akan diperjualbelikan. Oleh karenanya pengguna perlu amankan data mereka.

Bocornya data pengguna di facebook memang cukup menghawatirkan mengingat, data pribadi pengguna bisa diperjualbelikan dengan mudah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu pengguna perlu mengamankan data Facebook supaya terhindar pencurian data dan penyalahgunaan untuk kepentingan pribadi. Berikut adalah cara supaya terhindar dari pencurian data Facebook.

Baca Juga: Sekarang Bisa Langsung Cetak Foto Instagram atau Facebook

Atur aplikasi Facebook

Pastikan kamu tidak melakukan single sign on Facebook. Karena dengan cara ini sebuah aplikasi akan meminta semua data yang ada di akun facebook kamu.

Tak sedikit aplikasi pihak ketiga yang bisa dihubungkan ke layanan Facebook. Umumnya aplikasi tersebut akan meminta akses data pribadi kamu yang ada di Facebook. Nah, demi mengamankan data pribadimu, baiknya segera hapus akses Facebook ke layanan atau aplikasi tersebut.

Atau kalau kamu masih membutuhkan aplikasi yang dimaksud, tinjau kembali akses informasi apa saja yang diminta. Bila ada informasi yang dianggap sensitif sebaiknya segera batalkan aksesnya demi keamanan.

Jika ingin melakukannya, kamu harus menghentikan aliran data melalui Application Programming Interface (API) Facebook. Kamu dapat menonaktifkan semua aplikasi platform (termasuk layanan Twitter, dan Instagram) melalui Facebook.

Caranya dengan mengakses halaman Pengaturan Aplikasi > lanjut ke Aplikasi > pilih Aplikasi, Situs Web, dan Plugin > Edit > lalu klik Nonaktifkan Platform.

Facebook juga memberikan pengguna pilihan untuk membatasi informasi pribadi yang dapat diakses. Dari halaman yang sama, kamu bisa pilih Edit di bawah Aplikasi yang Digunakan orang lain. Kemudian hapus centang jenis informasi yang tidak ingin dibagikan.

Pencurian data Facebook oleh Cambridge Analytica sendiri adalah dengan mengumpulkan data mulai identitas pengguna, jaringan pertemanan hingga ‘like’ pengguna di Facebook.

Data tersebut digunakan untuk memetakan kepribadian berdasarkan apa yang orang suka di Facebook,. Lalu menggunakan informasi tersebut untuk menargetkan pemirsa dengan iklan digital, demikian seperti yang dilansir dari Express.

Baca Juga: Hore!! Facebook Kembangkan Mesengger Khusus untuk Anak-anak

Batasi Berbagi Informasi Pribadi

Kamu bisa membatasi siapa dan informasi apa yang bisa diakses orang lain atau aplikasi lain dari akun Facebook.

Caranya dengan mengklik pengaturan berikut secara berturut-turut, Pengaturan > Privasi. Mulailah berikan pengaturan siapa saja yang bisa melakukan akses data pribadi kamu dari pilihan yang ada di mode pengaturan.

Kamu juga bisa pilih agar akun Facebook tidak terlacak oleh mesin pencari. Bisa juga memilih siapa saja yang diperbolehkan untuk mencari akun Facebook kamu dengan menggunakan nomor telepon atau alamat email.

Matikan Layanan Lokasi

Kamu bisa juga mematikan data lokasi. Karena dengan membagi lokasi anda dengan aplikasi pihak ketiga yang dihubungkan dengan Facebook dapat disalahgunakan.  Oleh karenanya hati-hati dalam membagikan data lokasi.

Untuk mematikannya, Pilih Pengaturan > Umum > Lokasi > Matikan

Dengan mematikan data lokasi kamu bisa membatasi informasi dimana kamu berada, asal kamu, melacak perjalanan, hingga tempat-tempat tempat yang yang sering dikunjungi.

Jika tetap ingin memberikan tag lokasi, pastikan info ini dinyalakan hanya ketika dibutuhkan. Dan jangan jangan biarkan menyala terus menerus.

Batasi Penulisan Data Pribadi

Langkah terakhir adalah membatasi data yang ditulis di profil pribadi. Karena sejatinya informasi yang sudah ditulis di Facebook bisa dihapus atau diubah siapa saja yang melihat daya anda

Misalkan: hanya nama, tanggal ulang tahun, dan jenis kelamin yang bisa dilihat oleh orang lain.

Baca Juga: Cari WiFi Gratis ? Facebook Sekarang Bisa Bantu

Batasi Pengunaan Facebook

Salah satu cara yang paling ampuh sebenarnya dengan membatasi penggunaan media sosial Facebook. Pasalnya ketika kamu menggunakan Facebook aktivitas kamu sudah terekam.

Dengan mengurangi kebiasaan kamu menggunakan Facebook, praktis akan berkurang data yang kamu umbar ke internet, seperti foto, lokasi dan aktivitas lainnya. Bahkan tak hanya Facebook, kamu baiknya juga mengurangi penggunaan layanan media sosial lain.

Biasakan log out

Setelah mengakses sosial mdia seperti Facebook, kamu melakukan log out. Meski cukup merepotkan, cara ini diyakini akan mempu melindungi pengguna dari pencurian data.

Atau kamu juga bisa memanfaatkan mode incognito di browser ketika mengakses Facebook. Biasanya mode ini akan menghapus cookies setelah selesai beraktivitas di layanan Facebook supaya tidak meninggalkan jejak.

Hapus aplikasi Facebook

Jika kamu tidak mau dipusingkan dengan hal ini, cara yang paling mudah adalah dengan menghapus atau tidak menggunakan aplikasi facebook di hp. Pasalnya kehadiran aplikasi Facebook di hp secara tak langsung juga memantau posisi kita di mana pun. Belum lagi pengguna juga akan “diusik” oleh notifikasi yang muncul.

Tapi kalau kamu belum siap untuk menghapus aplikasi Facebook, setidaknya notifikasi bisa dimatikan. Cara ini akan sedikit mengurangi aktivitas Facebook di perangkat kamu.

Deactivate account/ Hapus akun Facebook

Cara terakhir yang bisa ditempuh adalah menghapus akun Facebook. Tapi mungkin tak semua orang mungkin akan mau melakukannya.

Kalau kamu belum siap untuk menghapus akun Facebook tapi ingin menghilang, cara yang bisa dicoba adalah dengan melakukan deactivate account. Akun Facebook kamu tidak benar-benar dihapus ketika hal ini dilakukan, melainkan sebatas dinonaktifkan.