​Persaingan HP lipat makin memanas setelah Samsung resmi merilis duo flagship terbarunya yakni, Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra. Tidak sekadar menawarkan pembaruan spesifikasi dan desain yang lebih tipis, kedua perangkat premium ini membawa lompatan besar bagi para konten kreator. Kabar gembiranya, kini lewat ponsel ini memberikan dukungan penuh untuk aplikasi editing populer, CapCut Pad, yang dioptimalkan secara khusus untuk ekosistem layar lipat mereka.

​Hadirnya CapCut Pad di Galaxy Z Fold 8 Series membawa pengalaman editing video ke level yang jauh lebih tinggi. Berkat bentang layar utama yang luas dan responsif, pengguna kini bisa menikmati user interface (UI) kelas tablet yang legowo. Menggeser timeline, memotong klip, menambahkan efek visual, hingga menyusun audio kini tidak lagi terasa sesak seperti pada ponsel konvensional.

Daya tarik utama yang membuat Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra menjadi perangkat editing tangguh adalah optimalisasinya dengan fitur Samsung Desktop Mode (atau yang dikenal sebagai Samsung DeX). Fitur ini secara instan mengubah ponsel kamu menjadi sebuah “mesin utama” atau otak komputer yang sangat bertenaga.

​Bagaimana Cara Kerjanya?

Cukup hubungkan Galaxy Z Fold 8 atau Fold 8 Ultra Anda ke monitor eksternal, lengkap dengan keyboard dan mouse. Secara otomatis, tampilan CapCut Pad akan bertransformasi menjadi software editing desktop profesional yang familier.

Melalui mode desktop ini, pengguna mendapatkan fleksibilitas dan keleluasaan penuh serta ​fleksibilitas tinggi. Kamu bisa melakukan multitasking secara seamless, membuka bahan video di satu jendela browser, sembari mengeksekusi editing di jendela CapCut Pad yang besar.

Fitur juga lebih lengkap, pada UI CapCut Pad yang tersambung ke monitor eksternal membuka akses pintasan (shortcut) keyboard dan kontrol mouse yang presisi, membuat proses grading warna dan layering video menjadi jauh lebih detail.

Dengan performa chipset mutakhir yang tertanam di dalam bodi Galaxy Z Fold 8 Series, rendering video beresolusi 4K sekalipun dapat dilibas tanpa kendala. Ponsel lipat ini membuktikan bahwa bekerja produktif dan kreatif kini bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, hanya dengan satu perangkat di dalam saku kamu.