Di saat para pesaing utama seperti Samsung dan Xiaomi sibuk menyempurnakan engsel serta mempopulerkan ponsel lipat berlayar lebar, Huawei justru memilih melangkah di jalur independen. Pabrikan asal Tiongkok ini resmi meluncurkan perangkat flagship terbarunya, Huawei Pura X View, yang mempertahankan faktor bentuk konvensional (candybar) namun dibekali rasio layar super lebar tak biasa.
Keputusan strategi ini menghadirkan angin segar di tengah kejenuhan lanskap desain ponsel pintar modern. Dibandingkan memicu kerumitan mekanis pada mekanisme lipatan, Huawei fokus memaksimalkan area pandang horizontal pada bodi monolitik. Langkah berani ini diambil untuk mengakomodasi pengguna yang mendambakan kenyamanan visual ala tablet, namun enggan mengkompromikan ketahanan fisik akibat celah engsel.
Spesifikasi Huawei Pura X View
Huawei Pura X View hadir dengan layar OLED berukuran 6,39 inci yang mengusung rasio aspek unik 16:9,5. Format aspek rasio ini secara dramatis mengurangi bilah hitam saat mengkonsumsi konten multimedia maupun menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan. Menariknya, meski dibekali dengan baterai berkapasitas 7.000 mAh, ketebalan bodinya berhasil ditekan hingga 6,68 mm saja dengan bobot 201 gram.
Menyoal performa, perangkat ini ditenagai oleh chipset Kirin 9030S yang dipadukan dengan RAM berkapasitas 12 GB yang siap menopang berbagai aktivitas multitugas dengan lancar. Kapasitas RAM jumbo tersebut dipadukan dengan tiga pilihan memori internal yang luas, yakni 256GB, 512 GB, hingga 1 TB.
Untuk sisasinya, Huawei Pura X View menggunakan sistem HarmonyOS 7 bawaan. Ponsel ini punya fitur Huawei Share untuk mengirim foto, video, dokumen, dan file arsip ke pengguna lain meski jaraknya berjauhan. Sementara pada sektor fotografi, ponsel ini mengusung tiga kamera belakang, yaitu kamera utama 200 MP, periskop telefoto 50 MP untuk foto jarak jauh, dan ultrawide 8 MP untuk sudut pandang lebar. ementara untuk foto selfie, ponsel ini menyediakan kamera depan beresolusi 50 MP.
Harga
Huawei Pura X View dijual di Tiongkok mulai dari harga 5.999 yuan (sekitar Rp 15,7 juta) untuk varian 12/256 GB, hingga 8.499 yuan (sekitar Rp 22,3 juta) untuk varian tertinggi 12 GB/1 TB, sementara opsi 12/512 GB dibanderol 6.999 yuan (sekitar Rp 18,4 juta). Sedangkan untuk sesi pemesanan pre-order untuk perangkat ini resmi dibuka mulai 9 September.Â







