Polusi udara bukan lagi persoalan yang hanya muncul di kota-kota besar, terutama ketika kebakaran hutan dan lahan membuat kabut asap menyebar ke berbagai wilayah. Situasinya semakin perlu diperhatikan, karena saat ini aktivitas Gunung Anak Krakatau juga kembali meningkat, dengan erupsi yang dilaporkan berlangsung sejak 4 September 2026 dan menghasilkan lontaran lava pijar serta material vulkanik.
Debu dan partikel dari asap kebakaran maupun aktivitas vulkanik dapat membuat kualitas udara berubah cepat, sehingga mengetahui kondisi udara sebelum beraktivitas di luar rumah menjadi langkah yang cukup penting. Di tengah kondisi seperti ini, ponsel bisa dimanfaatkan sebagai alat pemantau sederhana melalui sejumlah aplikasi kualitas udara. Berikut adalah beberapa rekomendasi aplikasi untuk cek kualitas udara:
- Nafas Health
Nafas Health adalah aplikasi menarik bagi pengguna di Indonesia karena menyajikan kondisi kualitas udara luar sekaligus memberikan gambaran udara di dalam rumah secara real-time. Salah satu fitur unggulannya adalah Healthy Home Score, berupa nilai 1 hingga 100 yang menggabungkan pengukuran PM2.5 dan CO2 dari perangkat AirTest. Aplikasi ini juga menyediakan Morning Update, Protection Factor, Smart Signals, hingga peta yang menampilkan data PM2.5 dan AQI dari lebih dari 100 sensor. Nafas Health tersedia untuk Android melalui Google Play, sehingga pengguna Android bisa langsung memasangnya tanpa perangkat tambahan untuk sekadar memantau kualitas udara luar.
- IQAir AirVisual
Untuk pengguna yang membutuhkan cakupan informasi lebih luas, IQAir AirVisual menjadi salah satu pilihan yang menarik karena memantau kualitas udara di ratusan ribu lokasi melalui jaringan stasiun pemantauan pemerintah dan sensor IQAir. Aplikasi ini menampilkan AQI secara real-time, kadar polutan seperti PM2.5 dan PM10, rekomendasi kesehatan, serta prakiraan kualitas udara hingga tujuh hari. Peta interaktifnya juga memudahkan pengguna membandingkan kondisi udara antarkota sebelum menentukan aktivitas atau perjalanan. AirVisual tersedia untuk Android, sehingga pemantauan kualitas udara global bisa dilakukan langsung dari smartphone.
- Air Matters
Air Matters cocok bagi pengguna yang ingin memantau kualitas udara dari banyak wilayah sekaligus, karena layanannya mencakup lebih dari 180 negara. Informasi yang diberikan mencakup kualitas udara dari stasiun terdekat, data dan prakiraan serbuk sari, serta peringatan ketika polusi atau kadar serbuk sari meningkat. Aplikasi ini juga dapat terhubung dengan perangkat pemantau udara Laser Egg serta sejumlah pembersih udara pintar Philips untuk melihat kondisi udara dalam ruangan. Air Matters tersedia untuk Android dan iOS, dengan versi Android yang dapat diunduh melalui Google Play.
Ketiga aplikasi tersebut pada dasarnya bukan pengganti alat ukur profesional, tetapi cukup berguna untuk membaca situasi sebelum keluar rumah. Saat kualitas udara memburuk akibat asap kebakaran atau partikel vulkanik, informasi AQI dan PM2.5 dapat menjadi pertimbangan untuk mengurangi aktivitas luar ruangan dan mengambil langkah perlindungan yang sesuai.







