Samsung akhirnya merilis TWS pertama nya dengan model earbud open-ear berdesain jepit yakni, Galaxy Buds On. Earbud clip-on pertama dari seri Galaxy Buds ini, diposisikan bukan sekadar aksesori musik, melainkan perangkat untuk bekerja, berlari, dan tetap sadar lingkungan sekitar.
Berbeda dari Galaxy Buds 4 atau Buds 4 Pro yang masuk ke liang telinga, Buds On menjepit bagian luar telinga. Konsekuensinya jelas, telinga tidak tertutup penuh, sehingga pengguna masih dapat mendengar sepeda lewat, pengumuman stasiun, atau rekan kerja yang memanggil. Samsung menyebut desain ini dirancang agar tetap stabil saat bergerak, dengan sudut band yang dapat disesuaikan terhadap bentuk telinga.
Bagi pelari dan pengendara sepeda, pendekatan ini masuk akal. Keamanan menjadi argumen utama, bukan sekadar gaya. Namun, desain terbuka juga membawa kompromi klasik, seperti bass cenderung lebih sulit terasa kuat dan suara berpotensi bocor di ruang senyap. Samsung menjawabnya dengan menghadirkan fitur TwinBoost speaker untuk memperkuat frekuensi rendah serta fitur Audio Leakage Reduction yang mengurangi kebocoran suara.
Yang menarik, Samsung tidak hanya menjual bentuk baru. Galaxy Buds On membawa Gemini Live yang bisa diaktifkan dengan perintah “Hey Google, let’s talk Live” ketika dipasangkan dengan ponsel Galaxy yang mendukung Galaxy AI. Pengguna dapat meminta rekomendasi rute lari, jarak, hingga informasi sekitar tanpa mengeluarkan ponsel.
Selain itu ada juga fitur Head Gestures yang memungkinkan pengguna mengangguk untuk menerima panggilan atau menggeleng untuk menolaknya. Ada pula Quick Voice Memo untuk merekam catatan suara, lalu menanyakannya kembali melalui Bixby. Untuk panggilan, Samsung menggabungkan tiga mikrofon, sensor Voice Pickup berbasis konduksi tulang, dan pemrosesan machine learning dalam fitur Intelligent Clear Call.
Harga
Galaxy Buds On dijual di Korea Selatan sejak 27 Oktober 2026 dengan harga 220 USD (setara Rp. 3,9 juta). Harga itu menempatkannya lebih mahal dari Galaxy Buds 4 reguler, tetapi sedikit di bawah Buds 4 Pro. Kendati demikian, Samsung Indonesia belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal rilis maupun ketersediaannya di pasar tanah air.






