Wednesday, 28 October 2026
Home » Uji Internal Bocor, Exynos 2700 Siap Tumbangkan Snapdragon Seri Tertinggi
News

Uji Internal Bocor, Exynos 2700 Siap Tumbangkan Snapdragon Seri Tertinggi

Selama bertahun-tahun, nama Exynos sering dipandang dengan rasa was-was oleh pengguna Galaxy flagship. Bukan karena chipnya kurang mumpuni, melainkan karena perbandingan langsung dengan Snapdragon kerap meninggalkan kesan bahwa versi Exynos kalah dalam performa puncak, efisiensi, hingga suhu. Kini, Exynos 2700 hadir dengan klaim yang lebih berani: mengalahkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 hingga sekitar 20 persen pada pengujian internal Samsung.

Berdasarkan laporan industri Korea yang dikutip GSMArena dan The Korea Herald, Exynos 2700 mencatat skor multi-core sekitar 13.000 poin di Geekbench 6.5, sementara Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 berada di kisaran 11.000 poin. Selisihnya setara hampir 20 persen. Pada Geekbench 7.0, keunggulan Exynos 2700 dilaporkan sekitar 15 persen.

Yang menarik, keunggulan itu meluas ke sisi grafis. Dalam pengujian performa puncak untuk game berat dengan teknologi grafis terbaru, Exynos 2700 disebut unggul sekitar 20 persen. Untuk game 3D kelas menengah-atas, selisihnya lebih moderat, sekitar 5 persen.

Data tersebut berasal dari pengujian internal Samsung, bukan benchmark independen. Perangkat pembandingnya pun bukan Galaxy, melainkan Xiaomi 18 Pro Max yang memakai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Faktor seperti versi firmware, manajemen termal, batas daya, hingga pengoptimalan sistem bisa mengubah hasil di perangkat ritel.

Selain itu, Exynos 2700 juga dikabarkan akan memakai proses SF2P, node 2nm Gate All Around generasi kedua milik Samsung. Dibanding Exynos 2600, node ini diklaim memberi peningkatan performa 12 persen, menekan konsumsi daya hingga 25 persen, dan memperkecil luas chip sekitar 8 persen.

Dengan kombinasi tersebut, performa mentah memang menentukan skor benchmark, tetapi pengalaman nyata pengguna lebih banyak dipengaruhi oleh kemampuan chip mempertahankan performa tanpa panas berlebih. Di sinilah Exynos 2700 punya peluang mengubah persepsi, terutama jika Samsung berhasil mengoptimalkan pendinginan dan efisiensinya di Galaxy S27.

Meski demikian, Samsung belum mengkonfirmasi spesifikasi, hasil pengujian, maupun perangkat yang akan menggunakan Exynos 2700, sehingga semua klaim performa tersebut masih perlu ditunggu pembuktian resminya.