Setelah sempat berfokus pada ekosistem smartwatch Pixel, Google akhirnya kembali mendengarkan suara dari para pengguna setia Fitbit. Perusahaan Teknologi asal Mountain View itu resmi meluncurkan Fitbit Edge, sebuah gelang pintar (smart band) yang menjembatani celah antara pelacak kebugaran minimalis dan smartwatch penuh. Langkah ini menjadi angin segar bagi konsumen yang menginginkan perangkat pemantau kesehatan praktis tanpa harus direpotkan oleh kewajiban mengisi daya jam tangan pintar setiap malam.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa kelemahan utama fitness band adalah masa pakainya yang pendek. Begitu baterai mengalami degradasi, perangkat kerap ditinggalkan dan akhirnya tidak lagi digunakan. Di sinilah Google membawa pembeda yang cukup radikal. Fitbit Edge dirancang dengan arsitektur internal modular yang memungkinkan pengguna untuk mengganti baterainya. Ini adalah pendekatan langka di industri wearable yang berorientasi pada ketahanan produk dan pengurangan limbah elektronik.
Secara fisik, perangkat ini tampil ramping dengan bodi aluminium setebal 11,58 mm dan bobot super ringan 17,7 gram. Pengguna disajikan layar sentuh AMOLED 1,34 inci yang jauh lebih lega ketimbang pendahulunya. Menariknya lagi, Google mengembalikan tombol fisik di sisi samping bodi, sebuah detail navigasi taktil yang sangat dirindukan pengguna saat berolahraga dengan tangan berkeringat.
Di balik bodinya yang ringkas, Fitbit Edge dibekali spesifikasi teknis dan fitur kesehatan terdepan, mulai dari GPS terintegrasi terpisah dengan desain antena nano-molded yang diklaim 40 persen lebih akurat tanpa perlu bergantung pada GPS ponsel, sensor PPG optik, SpO2 untuk memantau kadar oksigen darah, elektrokardiogram (ECG), pemantau suhu kulit, hingga altimeter untuk mengukur ketinggian.
Perangkat ini juga terintegrasi langsung dengan ekosistem Google Health Coach berbasis kecerdasan buatan Gemini untuk memberikan analisis personalisasi seputar pola tidur, skor pemulihan atau readiness score, serta tren indikator fisiologis harian. Untuk ketahanan, Fitbit Edge mengantongi sertifikasi air 5 ATM yang membuatnya aman digunakan hingga kedalaman 50 meter, sekaligus standar IP68.
Sementara itu, baterai berkapasitas 65 mAh diklaim mampu bertahan hingga tujuh hari penggunaan, dengan fitur fast charging yang membuat pengisian daya selama lima menit cukup untuk menopang penggunaan seharian penuh. Google melepas Fitbit Edge ke pasaran dengan banderol harga $179,99 (sekitar Rp2,8 jutaan) dan kompatibel baik untuk perangkat Android maupun iOS.




