GadgetSquad.id – ITSEC Asia menjalin kolaborasi strategis dengan Infinix untuk menghadirkan perlindungan keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) pada hp Infinix.
Melalui kerja sama ini, hp Infinix sudah langsung ditanam aplikasi IntelliBroń Aman dari ITSEC Asia. Untuk tahap awal aplikasi keamana siber ini sudah terintegrasi pada Infinix NOTE Edge 5G+ di Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi peluncuran global pertama IntelliBroń Aman di lini Infinix NOTE. Ke depannya, fitur keamanan ini juga akan hadir di Infinix NOTE 60, sehingga semakin banyak pengguna dapat menikmati perlindungan digital yang praktis dan mudah digunakan.
IntelliBroń Aman dirancang untuk melindungi pengguna dari berbagai ancaman digital seperti phishing, tautan berbahaya, situs tidak aman, dan koneksi mencurigakan. Sistem ini bekerja otomatis di latar belakang tanpa mengganggu performa ponsel, serta memberikan notifikasi real-time agar pengguna tetap waspada saat beraktivitas online.

“Keamanan siber kini tidak hanya soal melindungi perusahaan, tetapi juga masyarakat sehari-hari,” ujar Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia. Melalui kolaborasi ini, ITSEC Asia memperluas fokusnya ke segmen konsumen dan menghadirkan keamanan digital yang relevan untuk penggunaan harian.
Baca juga : ITSEC Asia dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber
Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menambahkan bahwa integrasi IntelliBroń Aman di hp Infinix sejalan dengan komitmen Infinix untuk menghadirkan teknologi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga aman dan dapat dipercaya oleh penggunanya.
Tahap awal implementasi aplikasi keamanan siber di hp infinix akan difokuskan di Indonesia dengan target distribusi hingga 100 ribu perangkat. Kolaborasi ini akan didukung oleh edukasi keamanan digital dan akan diperluas secara bertahap ke model Infinix lainnya.
“Kemitraan ini baru permulaan. Mewujudkan masa depan digital yang lebih aman bagi Indonesia membutuhkan kolaborasi, dan kami berkomitmen untuk membangun lebih banyak kerja sama bermakna ke depan.” tutup Patrick Dannacher.










