Ini Daftar Ranking 5 Besar Merek Hp di Indonesia Q1 2026 (1)

GadgetSquad – Pasar smartphone Indonesia menghadapi tantangan pada kuartal pertama (Q1) 2026. Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research, pengiriman smartphone di Indonesia turun 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan harga perangkat akibat krisis pasokan memori membuat banyak konsumen menunda pembelian smartphone baru. Dan ini daftar 5 besar merek hp di Indonesia.

Meski pasar mengalami penurunan, persaingan antar merek hp tetap berlangsung ketat. Berikut adalah daftar merek hp dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia pada Q1 2026 berdasarkan data Counterpoint Research.

PeringkatMerekPangsa Pasar Q1 2026
1OPPO22%
2Xiaomi21%
3Samsung20%
4vivo13%
5Infinix9%
Merek lainnya16%

Sumber: Counterpoint Research Indonesia Smartphone Tracker Q1 2026

OPPO Masih Jadi Raja Pasar

OPPO berhasil mempertahankan posisi teratas di Indonesia dengan pangsa pasar 22%. Meski pengirimannya turun 24% secara tahunan, OPPO tetap unggul berkat portofolio smartphone kelas menengah yang semakin kuat, terutama dari seri A yang masih diminati konsumen Indonesia.

Xiaomi Tempel Ketat di Posisi Kedua

Xiaomi berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 21%. Brand ini masih mendominasi segmen entry-level melalui seri Redmi A dan memperluas jaringan ritelnya di berbagai daerah. Selisih Xiaomi dengan OPPO hanya 1%, menunjukkan persaingan yang semakin sengit di pasar Indonesia.

Baca juga : Top 5 Vendor Merek Hp Q3 2024 Market Share 

Samsung Jadi Satu-satunya yang Tumbuh

Samsung mencatat pencapaian menarik pada Q1 2026. Berbeda dengan merek lain yang mengalami penurunan, Samsung justru mencatat pertumbuhan pengiriman sebesar 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Keberhasilan ini didukung oleh performa kuat seri premium Galaxy S26 dan loyalitas pengguna yang tetap tinggi.

vivo dan Infinix Tertekan

vivo dan Infinix mengalami penurunan lebih dari 30% secara tahunan. Kenaikan harga di segmen smartphone terjangkau menjadi salah satu penyebab utama melemahnya kinerja kedua merek tersebut. Meski begitu, keduanya mulai memperkuat lini produk kelas menengah untuk menjaga daya saing.

Tren Premium Semakin Kuat

Menariknya, meski pasar smartphone secara keseluruhan menurun, segmen premium justru mencatat pertumbuhan. Smartphone dengan harga di atas US$600 mencapai kontribusi 8,3% dari total pengiriman smartphone di Indonesia, menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah menurut Counterpoint. Di sisi lain, segmen entry-level mengalami penurunan tajam hingga 19%.

Kesimpulan

Q1 2026 menjadi periode yang penuh tantangan bagi industri smartphone Indonesia. OPPO masih memimpin pasar, tetapi Xiaomi dan Samsung semakin mendekat. Samsung bahkan menjadi satu-satunya merek di lima besar yang berhasil mencatat pertumbuhan positif. Di tengah kenaikan harga perangkat, konsumen Indonesia juga mulai menunjukkan minat yang lebih besar terhadap smartphone premium dibandingkan segmen entry-level.