6 Aplikasi Chatting dan Sosmed yang Lebih Hemat Kuota

0

Ada beberapa aplikasi chatting dan sosmed yang tersedia dalam versi lite

Aplikasi apa yang sering dipakai di hape ? Jawabannya pasti aplikasi chatting dan sosmed (social media). Biasanya kedua aplikasi ini juga yang banyak menyedot kuota internet. Apalagi jika teman di timeline media sosial atau apliaksi chatting banyak yang share foto dan video.

Ada cara untuk mensiasati agar tetap dapat sering pakai sosmed dan chatting tanpa harus kehilangan banyak kuota. Yaitu dengan menggunakan aplikasi versi ‘ringan’  seperti berikut ini :

Baca juga : Hape Lemot Gara-gara WhatsApp ? Ini Sebab dan Solusinya

Facebook Lite

Bagi kamu yang sering menggunakan Facebook, bisa memilih aplikasi Facebook Lite. Aplikasi ini diperkenalkan Facebook pada 2015. Facebook Lite ini dioptimalkan untuk negara-negara yang memiliki jaringan koneksi internet kurang stabil.

Facebook Lite pada dasarnya adalah merupakan versi “ringan” dari aplikasi Facebook. Dengan menggunakan Facebook Lite, kamu masih tetap dapat menggunakan semua fitur inti. Memiliki kapasitas yang kecil, Aplikasi Facebook Lite memungkinkan kamu mengunggah update status, berbagi foto dan menambahkan reaksi terhadap unggahan Facebook, seperti yang akan Anda lakukan di aplikasi utama.

Twitter Lite

Bagi kamu yang suka mengunggah di Twitter, juga tersedia Twitter Lite. Sayangnya Twitter Lite hanya bisa digunakan melalui web. Ini berarti pengguna hanya mengakses versi Lite via browser di smartphone. Twitter lite masih dapat digunakan dengan cepat pada jaringan 3G atau 2G sekalipun.

Untuk dapat menggunakannya, caranya yaitu dengan membuka browser di smartphone, lalu akses mobile.twitter.com. Selanjutnya log in ke akun Twitter. Setelah itu sentuh tombol Home di pojok kiri atas, lalu klik tombol “Data Saver”. Saat kamu mengaktifkan tombol “Data Saver”, Twitter Lite tidak akan memuat gambar atau tautan video yang biasanya memakan banyak kuota data.

LinkedIn Lite

Bagi kamu yang suka mengakses media sosial profesional, seperti LinkedIn. Juga dapat menggunakan aplikasi LinkedIn Lite yang tersedia secara gratis di Google Play Store. Aplikasi yang sangat ringan ini bahkan mampu mempertahankan fitur inti dari aplikasi utamanya. Pengguna bisa menggunakan fitur pesan dan akses ke bagian fitur-fitur penting di LinkedIn, seperti Jobs and News.

Baca Juga  Pemenang Lomba Aplikasi Telkomsel NextDev Diajak ke Silicon Valley

 

Facebook Messenger Lite

Selain media sosial, bagi kamu yang suka melakukan chatting atau instant messaging menggunakan WhatsApp, terkadang terasa menguras kuota. Karena pengguna dapat mengirim file besar baik itu video, foto atau data, melalui WhatsApp. Sebagai alternatif, Kamu bisa melakukan chatting menggunakan aplikasi Facebook Messenger Lite di smartphone.

Sama seperti aplikasi Lite lainnya, Facebook Messenger Lite memiliki kapasitas file berukuran kecil. Aplikasi juga masih tetap dapat menjalankan semua fitur utama di Facebook Messenger. Enaknya lagi aplikasi ini juga dapat dipasang di hampir semua smartphone, mulai dari smartphone high-end hingga smartphone low-level.

Skype Lite

Selain Facebook Messenger Lite, ada juga Skype Lite yang tersedia untuk platform Android. Ini merupakan aplikasi yang direkomendasikan untuk menghemat paket data internet di smartphone. Ukuran file-nya kecil dan dapat dioptimalkan untuk jaringan koneksi internet yang lambat atau tidak stabil. Skype Lite bahkan sudah memiliki fitur video calling group dan serial chat berbasis Artificial Intelligence (AI).

Baca juga : Fitur Baru di WhatsApp Ini Bikin Video Call dan Chatting Lebih Seru

YouTube Go

Bagi kamu yang suka menonton video streaming di YouTube, Anda bisa nonton video di YouTube tanpa khawatir kuota data cepat habis, yaitu menggunakan aplikasi YouTube Go. Ini adalah aplikasi yang bisa menghemat kuota internet saat mengakses YouTube. Perbedaannya dengan aplikasi Youtube biasa, YouTube Go tidak memakan kuota yang banyak.

Cara kerja YouTube Go yaitu saat akan mengakses video di YouTube, akan muncul pilihan berapa besar kuota yang akan dihabiskan untuk menonton satu video. Jadi bisa disesuaikan dengan sisa kuota internet yang dimiliki pengguna.