Bantu Korban Gempa Lombok, Indosat Ooredoo Datangkan Mobil Klinik

GadgetSquad.ID – Pasca Gempa bumi yang melanda wilayah Lombok pada 5 Agustus, satu persatu bantuan mulai datang dari berbagai pihak, tidak terkecuali operator telekomunikasi. Untuk membantu korban gempa, Indosat Ooredoo melalui program CSR di bidang kesehatan, menurunkan armada Mobil Klinik.

Dalam keterangan resminya, Deva Rachman, Group Head Corporate, Communications Indosat Ooredoo, menuturkan, pihaknya, langsung bertindak cepat untuk membantu korban gempa lombok.

“Sejak saat pertama usai gempa, kami langsung turun melakukan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi, sekaligus menyiapkan bantuan sosial apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

“Salah satu langkah yang kami ambil, yakni menghadirkan layanan pengobaan gratis melalui pengoperasian Mobil Klinik serta bantuan logistik kebutuhan sehari-hari. Kami berharap Mobil Klinik khususnya akan bisa mendampingi masyarakat mengobati dan menjaga kesehatan mereka selama melewati pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Mobil Klinik dijadwalkan mengunjungi masyarakat baik yang berada di pengungsian maupun yang masih berada di tempat tinggal mereka, khususnya di wilayah-wilayah di Lombok Timur dan Lombok Utara yang terdampak gempa paling serius, seperti Sembalun, Bayan dan Sambelia.

Diperkirakan sebanyak 2500 orang akan dapat dilayani Mobil Klinik di berbagai titik. Selain bantuan Mobil Klinik, Indosat Ooredoo juga memberikan bantuan logistik berupa kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat, yang akan didistribusikan ke berbagai lokasi pengungsian.

Bantuan logistik tersebut antara lain berupa selimut, sembako, tikar, dan lain￾lain yang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat khususnya di pengungsian. Sementara itu, dari sisi jaringan dan layanan, secara umum dalam kondisi aman, hanya mengalami sedikit kendala karena masalah pasokan listrik dari PLN.

Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus dapat melayani masyarakat dalam kondisi bencana sekaligus berkomitmen memberikan kepedulian untuk membantu masyarakat yang menjadi korban