Masalah Windows 11 seperti gim yang mendadak crash, komputer macet, hingga restart sendiri kini mulai menemukan titik terang. Microsoft mengungkap bahwa gangguan tersebut berkaitan dengan perangkat atau komponen RGB yang terpasang di komputer, terutama setelah pengguna memasang pembaruan Windows 11 terbaru.
Masalah ini muncul setelah Microsoft merilis update KB5121003 pada 11 Agustus 2026 untuk Windows 11 versi 24H2 dan 25H2. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa game mengalami freeze, crash, muncul pesan pada layar “EXCEPTION_ACCESS_VIOLATION”, bahkan membuat komputer melakukan restart secara tidak terduga.
Terkait hal ini, Microsoft kemudian memperbarui halaman Windows Release Health dan menyebut masalah tersebut kemungkinan berkaitan dengan periferal maupun komponen internal yang memiliki fitur pencahayaan RGB. Perangkat tersebut dapat memasang driver atau komponen perangkat lunak dengan nama yang menyerupai inpoutx64, yang ternyata menjadi bagian penting dalam persoalan ini.
Yang menarik, sumber masalahnya bukan lampu RGB secara langsung. Perangkat seperti keyboard, mouse, RAM, motherboard, kipas, atau komponen PC lainnya membutuhkan perangkat lunak dan driver tertentu agar pencahayaan dapat dikendalikan. Ketika driver tersebut berinteraksi dengan perubahan pada sistem Windows setelah pembaruan, konflik dapat terjadi pada level sistem. Gangguan paling banyak dikaitkan dengan sejumlah game, termasuk ARC Raiders, MARVEL Tōkon: Fighting Souls, dan The Finals. Pada kondisi tertentu, game bisa langsung berhenti bekerja atau membuat sistem menjadi tidak stabil.
Microsoft mengatakan pihaknya masih menyelidiki hubungan antara komponen RGB tersebut dan game yang memicu masalah. Pernyataan perusahaan menyebut, “this issue is related to peripherals or internal device components which have RGB lighting features.” Masalah ini juga memperlihatkan sisi lain dari ekosistem RGB PC modern. Windows 11 sendiri memiliki fitur Dynamic Lighting yang memungkinkan pengguna mengendalikan perangkat RGB secara terpusat melalui Settings, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada aplikasi masing-masing produsen.
Untuk sementara, pengguna terdampak sebaiknya tidak terburu-buru menghapus driver secara manual karena langkah tersebut dapat menghilangkan fungsi pencahayaan dan berpotensi menimbulkan masalah lain. Microsoft masih menyiapkan informasi serta solusi lebih lanjut. Bagi pengguna yang baru saja mengalami game crash setelah memasang KB5121003, memeriksa aplikasi RGB dan driver yang terpasang menjadi langkah yang layak dilakukan. Namun, solusi permanen tetap menunggu perbaikan resmi Microsoft dan pengembang perangkat lunak terkait.










